Berita

Ilustrasi (Dokumen RMOL)

Finansial

Harga Emas Bergerak Dinamis, OJK Dorong Multifinance Perkuat Prinsip Kehati-hatian

SENIN, 12 OKTOBER 2026 | 07:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Industri perusahaan pembiayaan atau multifinance dinilai masih memiliki ruang dan peluang bisnis yang terbuka lebar pada sektor pembiayaan emas, meskipun dihadapkan pada dinamika pergerakan harga logam mulia. 

Prospek positif ini didukung oleh tingginya minat masyarakat yang konsisten memandang emas sebagai instrumen penyimpan nilai yang kuat.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Agusman, menyatakan bahwa ketertarikan publik tersebut terus menstimulasi permintaan pembiayaan, terutama dari segmen masyarakat yang mengincar likuiditas tinggi.


"Hal itu seiring dengan tingginya minat masyarakat terhadap emas sebagai salah satu instrumen penyimpan nilai," ungkap Agusman di Jakarta, dikutip Senin 12 Oktober 2026.

Menanggapi fluktuasi harga emas, yang sempat mencatatkan puncak di atas Rp 3 juta per gram pada awal tahun sebelum melemah jelang akhir tahun, OJK mengingatkan para pelaku usaha untuk merespons pasar secara taktis. Perusahaan multifinance didorong agar aktif mengembangkan produk yang selaras dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kerja sama dengan mitra strategis.

Kendati demikian, OJK tetap menegaskan pentingnya penerapan prinsip kehati-hati?n secara ketat dalam menyalurkan pembiayaan. Langkah ini dinilai krusial demi menjaga stabilitas industri di tengah volatilitas harga komoditas.

Berdasarkan data OJK, total piutang pembiayaan multifinance per Agustus 2026 tercatat menyentuh angka Rp 514,08 triliun. 

Capaian ini merepresentasikan pertumbuhan tahunan (year-on-year/YoY) sebesar 1,68 persen, yang utamanya ditopang oleh ekspansi pembiayaan modal kerja sebesar 5,4 persen YoY. 

Peningkatan piutang tersebut sekaligus mencerminkan ekspansi kredit sektor pembiayaan yang terkelola secara cermat di tengah fluktuasi pasar.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya