Berita

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia (Wantimpres RI), Bambang Soesatyo. (Foto: RMOL)

Industri

Produksi Motor Listrik Harus Serap Tenaga Kerja Lokal

MINGGU, 11 OKTOBER 2026 | 20:16 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pengembangan industri kendaraan listrik nasional harus diarahkan pada penguatan manufaktur, peningkatan komponen lokal, dan penguasaan teknologi agar Indonesia tidak selalu bergantung pada produk impor.

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia (Wantimpres RI) Bambang Soesatyo menegaskan, besarnya potensi pasar domestik harus diubah menjadi kekuatan industri nasional.

"Indonesia memiliki modal yang luar biasa besar untuk mengembangkan kendaraan listrik. Tantangannya sekarang adalah bagaimana mengubah potensi tersebut menjadi kekuatan industri nasional," ujar sosok yang akrab disapa Bamsoet ini di Jakarta, Minggu, 11 Oktober 2026.


Menurutnya, penguatan industri kendaraan listrik juga harus menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri. Dengan begitu, pertumbuhan produksi tidak sekadar meningkatkan penjualan, tetapi turut membangun kemandirian industri.

Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) ini juga menyoroti rencana pemerintah memberikan insentif kepada perusahaan Indonesia yang mampu memproduksi satu juta sepeda motor listrik di dalam negeri. Kebijakan tersebut harus diarahkan untuk memperkuat kapasitas manufaktur dan rantai pasok nasional.

"Insentif harus tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi perekonomian. Kita membutuhkan industri yang mampu menghasilkan produk berkualitas dengan harga kompetitif, memperluas lapangan kerja, dan mengembangkan teknologi sendiri," tegasnya.

Ia mengingatkan, peningkatan produksi harus diiringi penguatan industri komponen domestik agar tidak mempertahankan ketergantungan terhadap impor.

"Jangan sampai produksi meningkat, tetapi ketergantungan terhadap komponen impor tetap tinggi," pungkas Bamsoet.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bezzecchi Juara MotoGP Mandalika, Martin Kembali ke Puncak Klasemen

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:27

Prabowo dan El-Sisi Kecam Keras Pembangunan Permukiman Ilegal Israel

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:20

Gus Lilur Minta KPK Usut Dugaan Aliran Dolar di Muktamar NU

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:06

Quiles Juara Moto3 Mandalika, Veda Ega Finis Keenam

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:52

Koperasi Didorong Bergerak ke Sektor Produksi Hingga Keuangan

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:44

Mesir Tambah Beasiswa untuk Mahasiswa Kedokteran, Teknik, dan Sains Indonesia

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:42

20 Kapolres dan Kapolresta Pulau Jawa Dirombak Jenderal Suyudi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:33

Prabowo Bidik Penguatan Ekonomi RI-Mesir Lewat Perjanjian Dagang dan Dana Investasi Bersama

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:14

Krisman Harefa Gugat MSIG Life Insurance Indonesia Rp1 Miliar ke PN Jaksel

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:11

Muzakarah Tauhid Sufi Jadi Momentum Perkuat Persatuan Umat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:01

Selengkapnya