Berita

Manggala Agni Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (Foto: Kemenhut)

Politik

Manggala Agni Terus Berjibaku Padamkan Karhutla Meski Hadapi Banyak Tantangan

MINGGU, 11 OKTOBER 2026 | 19:49 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Manggala Agni Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan, meski menghadapi berbagai kendala di lapangan.

“Pemadaman terus dilakukan. Apalagi juga Pak Menteri kan juga menugaskan kami untuk membentuk Masyarakat Peduli Api (MPA) dan juga melibatkan masyarakat itu di kegiatan-kegiatan pemadaman,” ujar Kepala Balai Pengendalian Karhutla Wilayah Kalimantan Yudo Shekti Mutiko, kepada wartawan, Minggu, 11 Oktober 2026.

Yudo mengatakan salah satu tantangan utama dalam pemadaman Karhutla adalah aksesibilitas. Tidak semua lokasi kebakaran mudah dijangkau, namun petugas tetap berupaya mencapai lokasi, termasuk melalui jalur air. Sementara itu, pemadaman udara juga tidak selalu dapat menjadi pilihan ketika kondisi tidak memungkinkan.


“Tantangan yang utama itu aksesibilitasnya luar biasa. Tidak semua bisa kita jangkau. Tapi biarpun sulit-sulitnya dijangkau, kita tetap berupaya. Mau lewat air kita kerjain juga,” katanya.

Selain akses, keterbatasan sumber air akibat musim kemarau juga menjadi tantangan. Untuk mengatasi kondisi tersebut, Manggala Agni 

sejak awal mengembangkan sumur bor sebagai salah satu solusi pemadaman di lokasi yang sulit mendapatkan sumber air. Upaya serupa juga mulai dilakukan pemerintah daerah, BPBD, Dinas Kehutanan, Polri dan TNI.

Yudo menegaskan berbagai kendala tersebut tidak menghentikan upaya pemadaman. Petugas tetap bekerja, termasuk pada malam hari, untuk menangani Karhutla di lapangan. 

“Kesulitan ada, tapi bukan berarti kita nggak berupaya ya, kita tetap lakukan terus. Terus teman-teman juga kayak jangankan siang, malam juga dikerjakan,” katanya.

Menurut Yudo, Manggala Agni akan tetap bertahan menjalankan tugas pemadaman meski menghadapi risiko keselamatan. 

“Kalau yang lain mundur, Manggala Agni tetap bertahan biarpun ada risiko keselamatan. Tapi mereka tetap mengerjakan itu,” ujarnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bezzecchi Juara MotoGP Mandalika, Martin Kembali ke Puncak Klasemen

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:27

Prabowo dan El-Sisi Kecam Keras Pembangunan Permukiman Ilegal Israel

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:20

Gus Lilur Minta KPK Usut Dugaan Aliran Dolar di Muktamar NU

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:06

Quiles Juara Moto3 Mandalika, Veda Ega Finis Keenam

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:52

Koperasi Didorong Bergerak ke Sektor Produksi Hingga Keuangan

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:44

Mesir Tambah Beasiswa untuk Mahasiswa Kedokteran, Teknik, dan Sains Indonesia

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:42

20 Kapolres dan Kapolresta Pulau Jawa Dirombak Jenderal Suyudi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:33

Prabowo Bidik Penguatan Ekonomi RI-Mesir Lewat Perjanjian Dagang dan Dana Investasi Bersama

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:14

Krisman Harefa Gugat MSIG Life Insurance Indonesia Rp1 Miliar ke PN Jaksel

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:11

Muzakarah Tauhid Sufi Jadi Momentum Perkuat Persatuan Umat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:01

Selengkapnya