Berita

Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Istimewa)

Politik

Prabowo-Gibran Dua Periode Tipis Usai Putusan MK

MINGGU, 11 OKTOBER 2026 | 13:14 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Peluang Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka melanjutkan kepemimpinan untuk dua periode cenderung tipis setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait syarat pendidikan Gibran.

Menurut pengamat politik Adi Prayitno, soliditas partai-partai pendukung Presiden Prabowo Subianto sejauh ini masih terjaga. Bahkan, sejumlah partai politik telah menyatakan dukungan secara terbuka agar Prabowo kembali maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.

Namun, dukungan terhadap Prabowo belum tentu berarti dukungan terhadap pasangan Prabowo-Gibran untuk kembali berduet pada periode berikutnya.


“Kalau melihat kecenderungan rata-rata, Pak Prabowo tetap solid dengan partai-partai pendukungnya. Bahkan ada sejumlah parpol yang secara terbuka menyatakan mendukung Prabowo untuk maju 2029,” kata Adi, Minggu, 11 Oktober 2026.

“Tapi untuk urusan pasangan presiden nanti dulu,” sambung Direktur Parameter Politik Indonesia tersebut.

Adi juga menyoroti perubahan pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo mengenai peluang Prabowo-Gibran melanjutkan kepemimpinan selama dua periode.

Ia mengingatkan, sepanjang 2025 Jokowi berulang kali menyampaikan dukungan terhadap Prabowo-Gibran untuk dua periode. Namun, dalam pernyataan terbarunya, Jokowi memilih menyebut Pemilu 2029 masih jauh.

“Omongan Jokowi juga sudah mulai berubah. Di tahun 2025 Jokowi selalu mengatakan proposalnya tetap Prabowo-Gibran dua periode. Tapi kemarin kita mendengarkan ketika ditanya tentang dua periode, bilangnya Pemilu masih jauh,” ujar Adi.

Menurut Adi, perubahan pernyataan tersebut menjadi salah satu hal yang menarik dicermati dalam membaca dinamika politik menuju Pilpres 2029.

Putusan MK sebelumnya menyatakan tidak menemukan bukti meyakinkan bahwa Gibran memiliki ijazah, sertifikat, atau diploma dari luar negeri yang dapat menjadi dasar penyetaraan dengan pendidikan minimal SLTA atau sederajat. 
Namun, permohonan para pemohon tidak dapat diterima karena persoalan kedudukan hukum sehingga putusan tersebut tidak mendiskualifikasi Gibran dari jabatan Wakil Presiden.

Meski demikian, polemik yang muncul setelah putusan tersebut menambah dinamika politik seputar posisi Gibran dan kemungkinan keberlanjutan duet Prabowo-Gibran pada Pilpres 2029.

Adi menilai, meskipun dukungan politik terhadap Prabowo masih terlihat solid, peluang pasangan Prabowo-Gibran untuk kembali maju bersama belum dapat dipastikan dan cenderung tipis.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya