Berita

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Mikro

Pertamina Kerek Kualitas Pengelola Homestay Lokal Naik Kelas

JUMAT, 09 OKTOBER 2026 | 14:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit tidak sekadar menjadi tontonan balap bergengsi bagi wisatawan, melainkan turut menggerakkan roda perekonomian warga setempat. 

Dampak positif ini salah satunya dirasakan oleh para pengelola homestay di Desa Kuta, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang mengalami lonjakan bisnis menjelang puncak perlombaan pada 9-11 Oktober 2026.

Kehadiran Pertamina di kawasan ini tidak hanya berfokus menyukseskan ajang balap, tetapi juga berkomitmen mengembangkan sektor pariwisata, termasuk membina penginapan lokal. 


Guna memastikan warga mendapat manfaat ekonomi yang optimal, Pertamina berkolaborasi dengan Universitas Mataram (Unram) untuk memberikan pelatihan khusus meliputi tata kelola homestay, pelayanan (hospitality), hingga kemampuan bahasa Inggris bagi para pengelola dan pekerjanya.

Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita, menjelaskan bahwa penguatan kapasitas masyarakat ini bertujuan agar perhelatan sport tourism di Mandalika memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi warga Ring 1 yang berada di sekitar sirkuit.

“Kita melihat ada beberapa kegiatan. Yang pertama adalah kita membantu memberdayakan masyarakat untuk bisa mengelola sampah. Kemudian yang kedua adalah bagaimana masyarakat di sini bisa membantu melayani wisatawan dengan baik,” ujar Arya.

Selain pembinaan pelayanan dan bahasa, Pertamina juga memfasilitasi pengelolaan sampah terpadu melalui bank sampah. Sampah anorganik diolah kembali menjadi produk bernilai ekonomis seperti kerajinan dan tas, sementara sampah organik diubah menjadi pupuk.

Dukungan kebersihan lingkungan ini turut dilengkapi dengan penyediaan sepeda motor listrik yang ditenagai oleh Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 6,6 kWp di Balai Desa Kuta, serta rumah baterai berkapasitas 20 kWh sebagai fasilitas pengisian daya. Inisiatif tersebut merupakan bagian dari program Desa Energi Berdikari Pertamina yang memadukan edukasi energi bersih dengan peningkatan ekonomi kerakyatan.

Arya berharap rangkaian program pembinaan ini membuat manfaat Pertamina Grand Prix of Indonesia tetap terasa kendati perlombaan telah usai, mengingat kunjungan wisatawan ke Mandalika berlangsung sepanjang tahun.

“Event tahunan ini tidak setiap hari, tapi turis yang datang ke sini kan setiap hari. Artinya mereka juga bisa mengelola itu menjadi hal yang menarik. Nah, ini yang tentunya kita latih dan kita edukasi sekarang,” tuturnya.

Peningkatan okupansi ini diakui langsung oleh Bani, pemilik Mong Bungalows. Menurutnya, lonjakan pemesanan kamar sudah terasa dalam sepekan terakhir, sebuah tren positif di tengah potensi penurunan kunjungan pariwisata pada bulan Oktober.

“Dengan adanya Pertamina Grand Prix of Indonesia ini karena demand yang begitu banyak, jadi kita menaikkan sedikit harga dari harga pada umumnya. Dalam satu minggu terakhir ini peningkatan jumlah okupansi pada homestay sangat tinggi untuk seluruh wilayah Kuta dan sekitarnya,” ujar Bani.

Pada hari biasa, tarif kamar di tempatnya berkisar antara Rp350 ribu hingga Rp500 ribu per malam. Namun, penyesuaian harga dilakukan seiring tingginya permintaan selama musim MotoGP. Bani juga mengapresiasi pendampingan dari Pertamina yang membekali para pemilik penginapan dengan keterampilan profesional meski sebagian besar tidak berlatar belakang pendidikan pariwisata.

“Dengan adanya program ini, kami sebagai owner memiliki keahlian yang tersertifikasi dan juga bisa meningkatkan mutu dari homestay kami, baik pelayanan maupun tata kelola homestay yang lebih profesional,” katanya.

Lonjakan pendapatan yang lebih tinggi dirasakan oleh Reddy Mardani alias Dani, perwakilan Mango Room Mandalika. Ia menyebut tarif kamar yang biasanya dipatok sekitar Rp600 ribu per malam melonjak hingga Rp2 juta selama ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia, dan seluruhnya habis terjual.

“Walaupun event-nya hanya tiga hari, kami bisa menjualnya mungkin tiga kali lipat. Kami menjual dengan harga Rp2 juta per malam dan itu laku semua,” ungkap Dani.

Lebih lanjut, Dani menilai geliat wisata ini turut mendongkrak sektor lain seperti kuliner, UMKM, hingga penyedia jasa lokal. Sejak ajang balap internasional ini pertama kali digelar di Mandalika pada 2021, arus kunjungan wisatawan, khususnya mancanegara, terus meningkat setiap tahun dan membuka lapangan kerja luas bagi warga sekitar.

“Semua pekerja kami pekerja lokal. Dengan adanya banyak akomodasi yang tercipta di Kuta Mandalika ini, kami berterima kasih karena sudah menyediakan wadah untuk kami bekerja. Semoga gelaran balapan ini bisa terus ada setiap tahunnya agar kita juga mendapat dampak ekonomi yang baik,” tutupnya.
"

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Realisasi Penerimaan Pajak Tembus Rp1.607 Triliun, Naik 24,1 Persen

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:26

Isu Parliamentary Threshold 1 Persen Mengemuka untuk Keadilan Demokrasi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:23

Pertamina Kerek Kualitas Pengelola Homestay Lokal Naik Kelas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:12

TNI Harus Terbuka Ungkap Tuntas Judi Online di Rumah Dinas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:09

Jelang Akhir Pekan Harga Minyak Dunia Bertahan di 103 Dolar AS

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:59

Putin Janji Bantu Iran Akhiri Perang di Timur Tengah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:57

DPR Kebanjiran Aspirasi Masyarakat Soal Putusan MK tentang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:50

Tanpa Restu Gerindra, DPR Diyakini Tidak akan Berani Makzulkan Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:47

Usut Tuntas Aktor di Balik Praktik Judi Online di Rumah Dinas TNI

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:37

Loncat dari Lantai Dua, Wanita Ini Selamatkan Anak saat Kebakaran di Rawamangun

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:36

Selengkapnya