Berita

Gerai Koperasi Desa Merah Putih. (Foto: istimewa)

Bisnis

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

SELASA, 06 OKTOBER 2026 | 16:04 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah diminta melakukan pemetaan secara komprehensif dalam penempatan sekitar 28.000 manajer Koperasi Desa Merah Putih. 

Penempatan dinilai perlu disesuaikan dengan kondisi wilayah dan karakteristik masyarakat setempat agar para manajer dapat menjalankan tugas secara optimal.

Anggota Komisi VI DPR RI, Rahmat Saleh, menyampaikan, sekitar 30.000 calon manajer sebelumnya telah mengikuti pembekalan dan pelatihan. Dari jumlah tersebut, sekitar 28.000 orang akan ditempatkan, sementara terdapat informasi mengenai calon manajer yang mengundurkan diri.


Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah, khususnya Kementerian Koperasi dan Kementerian Pertahanan yang melakukan proyeksi dan pemetaan penempatan manajer. Salah satu aspek yang perlu dipertimbangkan adalah lokasi tempat tinggal calon manajer dengan wilayah penugasannya.

“Yang pertama, penempatan mempertimbangkan lokasi tempat tinggal. Kemudian yang kedua mempertimbangkan, termasuk di antaranya adalah masalah gender. Jangan sampai misalnya ada daerah terpencil atau pelosok yang butuh biaya besar, kemudian harus ditempatkan misalnya perempuan, sehingga nanti khawatir tidak maksimal,” ujar Anggota DPR RI Dapil Sumbar I tersebut, Selasa, 6 Oktober 2026.

Selain faktor geografis dan jenis kelamin, ia menilai kedekatan dengan adat-istiadat setempat juga penting diperhatikan. Pemahaman terhadap karakter masyarakat di wilayah penugasan dapat membantu manajer membangun komunikasi dan beradaptasi dengan tantangan yang berbeda di setiap daerah.

“Seseorang yang ditempatkan di tempat dia yang memahami adat istiadat setempat itu biasanya komunikasi akan lebih gampang. Karena tantangan yang ditemukan oleh manajer Koperasi Merah Putih di lapangan itu berbeda-beda,” ujarnya.

Rahmat menegaskan, perbedaan kultur dan kondisi alam dapat membuat proses adaptasi menjadi lebih panjang apabila penempatan tidak dilakukan secara tepat. Karena itu, pemerintah perlu memastikan proses seleksi dan pembinaan yang telah menggunakan anggaran negara dapat berlanjut dengan penempatan yang tepat.

“Jangan sampai anggaran yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah untuk melakukan seleksi pembinaan manajer Koperasi Desa Merah Putih ini malah terkendala nanti karena banyak yang mengundurkan diri atau tidak bekerja maksimal. Itu harus kita perhatikan,” tegasnya.




Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya