Berita

Ilustrasi judi online. (Foto: Istimewa)

Pemerintahan

OJK Blokir 38.796 Rekening Terindikasi Judi Online

SELASA, 06 OKTOBER 2026 | 14:53 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperketat pengawasan perbankan dalam pemberantasan judi online (judol). Hingga September 2026, OJK bersama pemerintah telah mengidentifikasi 38.796 rekening yang terindikasi terkait aktivitas perjudian daring.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, pihaknya telah meminta perbankan melakukan penelusuran lebih lanjut terhadap rekening-rekening tersebut, termasuk pemblokiran apabila ditemukan indikasi aktivitas judol.

“Terkait dengan pemberantasan perjudian daring yang berdampak luas pada aspek sosial dan ekonomi, OJK telah meminta perbankan untuk melakukan enhanced due diligence atau EDD dan atau pemblokiran atas kurang lebih 38.796 rekening,” kata Dian dalam konferensi pers virtual, dikutip Selasa, 6 Oktober 2026.


Menurut Dian, pemberantasan judol menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas sekaligus integritas industri keuangan nasional. OJK menjalankan langkah tersebut bersama pemerintah, termasuk Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Jumlah rekening yang terindikasi terlibat aktivitas judol tersebut juga terus meningkat. Sebelumnya, OJK mencatat sekitar 38.375 rekening yang terindikasi melakukan aktivitas perjudian daring.

Selain pemblokiran, OJK meminta perbankan memperluas penelusuran terhadap rekening lain yang memiliki kesesuaian dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pihak yang terindikasi terlibat dalam aktivitas judol.

Perbankan juga diminta melakukan enhanced due diligence (EDD) terhadap rekening-rekening tersebut sebagai bagian dari langkah mitigasi risiko dan pencegahan penyalahgunaan sistem keuangan untuk aktivitas perjudian daring.


Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya