Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Investor Pasar Modal Tembus 32,17 Juta, Sebulan Naik Signifikan

SENIN, 05 OKTOBER 2026 | 17:37 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor pasar modal telah mencapai 32,17 juta hingga September 2026.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan jumlah tersebut bertambah 1,03 juta investor hanya dalam satu bulan.

"Penambahan investor tercatat sebanyak 1,03 juta di bulan September 2026 secara month-to-month, sehingga total jumlah investor telah mencapai angka 32,17 juta atau telah tumbuh 57,96 persen secara year-to-date di 2026," kata Hasan dalam konferensi pers virtual pada Senin, 5 Oktober 2026.


Hasan mengatakan pertumbuhan jumlah investor tersebut sejalan dengan penguatan ekosistem digital di industri pasar modal.

"Jumlah investor di pasar modal terus melanjutkan tren peningkatan signifikan sejalan dengan inisiatif penguatan ekosistem digital di industri pasar modal," tegasnya.

Di sisi lain, ia juga mencatat penghimpunan dana korporasi melalui pasar modal telah mencapai Rp186,03 triliun secara year-to-date (ytd) hingga September 2026.

Sementara pada pipeline terdapat 29 rencana penawaran umum dengan total nilai indikatif Rp26,47 triliun.

Sementara itu, penghimpunan dana melalui securities crowdfunding (SCF) secara agregat telah mencapai Rp2,06 triliun.

Untuk pasar keuangan derivatif, volume transaksi selama Januari-September 2026 tercatat mencapai 395.571 lot.

Adapun di bursa karbon, OJK mencatat sebanyak 160 pengguna jasa telah terdaftar hingga 30 September 2026, dengan volume transaksi mencapai 1,98 juta ton CO2 ekuivalen, dan akumulasi nilai transaksi sebesar Rp93,97 miliar.

OJK sendiri menargetkan penghimpunan dana melalui pasar modal dapat mencapai Rp250 triliun di sepanjang 2026.

"Dengan target penghimpunan dana di tahun 2026 sebesar 250 triliun rupiah kami melihat realisasi hingga akhir tahun nanti akan dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti dinamika pasar, minat investor, serta pertimbangan emiten dalam menentukan momentum yang tepat untuk penerbitan dan biaya pendanaan," jelas Hasan.

OJK, kata Hasan, akan terus mencermati perkembangan tersebut, dan akan mendorong pemanfaatan pasar modal.

"OJK akan terus mendorong pemanfaatan pasar modal sebagai sumber pembiayaan dengan tetap mengedepankan kualitas keterbukaan informasi dan pelindungan kepada investor," tandasnya.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya