Berita

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bursa

IHSG Anjlok 6,96 Persen Bulan Lalu, Asing Lepas Saham Rp10,24 Triliun

SENIN, 05 OKTOBER 2026 | 15:28 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pasar saham domestik mengalami tekanan cukup dalam sepanjang September 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 6.071,14 atau terkoreksi 6,96 persen secara month to month (mtm).

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan tekanan tersebut terjadi seiring meningkatnya volatilitas pasar keuangan global.

"Kondisi pasar saham domestik bergerak dinamis pada September 2026 seiring meningkatnya volatilitas pasar keuangan global yang dipengaruhi oleh eskalasi tensi geopolitik dan kenaikan suku bunga global," kata Hasan dalam konferensi pers secara virtual, pada Senin, 5 Oktober 2026.


Tekanan pasar juga tercermin dari pergerakan investor asing. Sepanjang September, investor asing mencatatkan net sell di pasar saham sebesar Rp10,24 triliun.

Posisi tersebut berbalik dibandingkan Agustus 2026, ketika investor asing masih membukukan net buy sebesar Rp1,19 triliun.

Meski demikian, Hasan menilai kondisi pasar modal domestik masih dalam batas yang dapat dikelola.

"Di tengah dinamika tersebut, resiliensi, daya tahan, dan kualitas pasar modal domestik terpantau tetap manageable," ujarnya.

Dari sisi likuiditas, rata-rata bid-ask spread pasar saham disebut masih terjaga di level 1,2 persen. Angka tersebut relatif stabil dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di level 1,17 persen.

Sementara di pasar obligasi, Indonesia Composite Bond Index (ICBI) pada September 2026 ditutup di level 439,05 atau termoderasi 0,23 persen secara mtm.

Tekanan terhadap pasar Surat Berharga Negara (SBN) domestik juga ikut meningkat dari net sell asing di SBN sebesar Rp340 miliar secara mtm pada September 2026.

"Di tengah kenaikan imbal hasil obligasi global dan juga ketidakpastian global, tekanan outflow investor asing pada pasar SBN domestik relatif terbatas dengan angka net sale sebesar 0,34 triliun mtm," tandasnya.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya