Berita

Menteri Luar Negeri, Arrmanatha Christiawan Nasir. (Tangkapan Layar YouTube Setpres)

Pemerintahan

Menlu Arrmanatha Nasir Tercatat Memiliki Harta Kekayaan Mencapai Rp16,26 Miliar

KAMIS, 01 OKTOBER 2026 | 17:02 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Arrmanatha Christiawan Nasir alias Tata resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Luar Negeri (Menlu) menggantikan Sugiono yang dilantik sebagai Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Kamis, 1 Oktober 2026. Sebelumnya, Arrmanatha menjabat Wakil Menteri Luar Negeri.

Berdasarkan penelusuran RMOL di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Arrmanatha tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp16.269.281.934 (Rp16,26 miliar) berdasarkan LHKPN periodik 2025.

LHKPN tersebut disampaikan pada 31 Maret 2026 dan berstatus verifikasi administratif lengkap. Dalam laporan itu, Arrmanatha tercatat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri.


Harta Arrmanatha didominasi tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp11.799.524.000 (Rp11,79 miliar).

Dalam LHKPN tersebut, Arrmanatha melaporkan tanah dan bangunan seluas 50/100 meter persegi di Bogor senilai Rp500 juta, tanah seluas 788 meter persegi di Jakarta Selatan senilai Rp9.080.124.000 (Rp9,08 miliar), tanah seluas 6.000 meter persegi di Bogor senilai Rp1,2 miliar, tanah seluas 3.000 meter persegi di Bogor senilai Rp600 juta, tanah seluas 1.722 meter persegi di Bogor senilai Rp344,4 juta, serta tanah seluas 2.500 meter persegi di Bogor senilai Rp75 juta.

Selain tanah dan bangunan, Arrmanatha memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp1.786.450.000 (Rp1,78 miliar). Aset tersebut terdiri dari sepeda motor Honda Scoppy tahun 2014 senilai Rp5 juta, dan mobil Land Rover Defender tahun 2015 senilai Rp1.781.450.000 (Rp1,78 miliar). Keduanya tercatat sebagai hasil sendiri.

Arrmanatha juga melaporkan harta bergerak lainnya senilai Rp166 juta, surat berharga Rp2.033.310.555 (Rp2,03 miliar), serta kas dan setara kas sebesar Rp483.997.379 (Rp483,99 juta).

Sementara itu, tidak terdapat nilai yang dilaporkan untuk harta lainnya.

Dalam LHKPN 2025, Arrmanatha juga tidak mencantumkan utang. Dengan demikian, total harta sebesar Rp16.269.281.934 (Rp16,26 miliar).

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Kabakom Sebut Kebijakan Ekonomi Prabowo Makin Inklusif, Upah Buruh Naik

Jumat, 23 Oktober 2026 | 18:20

B50 jadi Andalan Presiden Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:44

Antusiasme Tinggi, Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Diperpanjang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:26

Masuk PSN, Agrinas Palma Siapkan Model Pengelolaan Sawit Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:20

IHSG Parkir Zona Hijau, Rupiah Nyaris Tembus Rp18.100 per Dolar AS

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:54

Kreativitas Jadi Kunci Koperasi Bertahan dan Berkembang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:41

Menkeu Pastikan Gaji ASN Tak Lewat Kopdes

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:34

Bahlil Dikejar Deadline DIM RUU Migas

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:32

Konser Andrea Bocelli dan Peluang Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:23

AsetKu Dukung Literasi Keuangan Bersama AFPI di Jakarta Financial Festival 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:06

Selengkapnya