Berita

Ilustrasi mata uang Rupiah. (Foto: RMOL/Alifia)

Finansial

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

RABU, 30 SEPTEMBER 2026 | 10:07 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar Rupiah kembali bergerak menguat terhadap Dolar AS pada perdagangan Rabu pagi, 30 September 2026. Berdasarkan data Bloomberg pukul 10.00 WIB, Rupiah menguat 69 poin atau 0,38 persen ke level Rp17.912 per Dolar AS.

Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan pergerakan Rupiah masih dipengaruhi kombinasi sentimen eksternal dan domestik.

Dari eksternal, pasar masih mencermati lonjakan harga minyak mentah dunia yang berpotensi memperkuat ekspektasi pengetatan kebijakan moneter oleh bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed).


Sementara dari dalam negeri, pasar merespons pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Meski Rupiah menguat pada perdagangan pagi, Ibrahim memperkirakan tekanan terhadap mata uang Garuda masih berlanjut. Untuk perdagangan hari ini, Rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif dan kembali ditutup melemah di kisaran Rp17.980 hingga Rp18.030 per Dolar AS.

"Mata uang Rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif namun kembali ditutup melemah pada rentang Rp17.980 hingga Rp18.030 per dolar AS," kata Ibrahim dalam risetnya.

Menurut Ibrahim, kenaikan harga minyak mentah dunia menjadi salah satu sentimen eksternal yang kembali diperhatikan pelaku pasar. Kondisi tersebut dapat mendorong kekhawatiran terhadap inflasi sekaligus memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga acuan The Fed.

Pasar juga masih mencerna keputusan The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan 15-16 September lalu, yang disebut sebagai kenaikan pertama dalam tiga tahun terakhir.

Ketidakpastian arah kebijakan moneter AS semakin tinggi setelah sejumlah pejabat The Fed menyampaikan pernyataan bernada hawkish pada pekan lalu. 

Investor kini menunggu sejumlah indikator ekonomi AS yang dapat menjadi petunjuk arah kebijakan suku bunga berikutnya.

"Berdasarkan data CME FedWatch, pasar kini melihat peluang sebesar 70 persen untuk kenaikan suku bunga lanjutan pada pertemuan Oktober mendatang. Investor pun terus mencermati rilis data inflasi PCE hari Rabu, ISM PMI pada Kamis, serta Nonfarm Payrolls dan komentar pejabat The Fed pada Jumat mendatang," ujar Ibrahim.

Dari dalam negeri, sentimen datang dari pengesahan Rancangan Undang-Undang tentang APBN 2027 menjadi undang-undang dalam Pembicaraan Tingkat II Rapat Paripurna DPR, Selasa 29 September 2026.

Pengesahan tersebut menjadi tindak lanjut atas kesepakatan pemerintah dan DPR terkait asumsi ekonomi makro, target indikator kesejahteraan, serta postur APBN 2027 yang sebelumnya telah disepakati dalam Pembicaraan Tingkat I.

Dalam postur APBN 2027, pendapatan negara ditargetkan mencapai Rp3.425,1 triliun. Sementara belanja negara ditetapkan sebesar Rp4.106,26 triliun dengan defisit Rp671,2 triliun atau 2,4 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya