Berita

Joko Widodo. (Dok PSI)

Politik

Tanpa Tunjukkan KTA Publik Sudah Tahu Jokowi Imam Besar PSI

SENIN, 28 SEPTEMBER 2026 | 10:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengakuan Joko Widodo sebagai kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai bukan sesuatu yang mengejutkan. Sebab publik sudah lama melihat kedekatan mantan presiden dua periode tersebut dengan partai berlambang gajah itu.

Menurut Pengamat politik Adi Prayitno, pengakuan Jokowi dengan menunjukkan kartu tanda anggota (KTA) PSI justru seperti upaya memberikan kejutan kepada publik.

"Sepertinya Jokowi ingin memberikan pesan ini supaya rakyat dan publik secara umum surprise dengan menunjukkan kartu anggota PSI," kata Adi lewat kanal Youtube miliknya, Senin, 28 September 2026.


Namun, menurut Direktur Parameter Politik Indonesia itu, tanpa pengakuan tersebut sekalipun, publik sebenarnya sudah meyakini bahwa Jokowi telah lama bekerja untuk membesarkan PSI.

"Yakinlah bahwa sebenarnya tanpa mengaku Jokowi bergabung dengan PSI sejak tahun lalu atau tanpa menunjukkan kartu anggota, sebenarnya publik sudah sangat meyakini bahwa Jokowi sejak lama sudah mati-matian, sudah kerja keras, sudah blusukan dan sudah safari politik dari tempat ke tempat lain," ujarnya.

Adi menilai berbagai aktivitas politik Jokowi selama ini tidak terlepas dari upaya meningkatkan daya ungkit PSI menghadapi persaingan politik pada 2029.

"Tujuannya tak lain tak bukan untuk membesarkan dan upaya untuk meningkatkan daya ungkit elektabilitas PSI menuju persaingan politik di 2029," katanya.

Karena itu, Adi menilai tidak mengherankan jika Jokowi kini secara terbuka menyatakan dirinya sebagai bagian dari PSI.

"Tidak mengagetkan bila sekarang Joko Widodo mengaku menjadi bagian dari Partai Solidaritas Indonesia. Karena sejak tidak lagi menjabat presiden dan pecah kongsi dengan PDI Perjuangan, publik tahu bahwa Jokowi sudah menjadi salah satu imam besar yang dimiliki PSI," pungkasnya.




Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Kabakom Sebut Kebijakan Ekonomi Prabowo Makin Inklusif, Upah Buruh Naik

Jumat, 23 Oktober 2026 | 18:20

B50 jadi Andalan Presiden Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:44

Antusiasme Tinggi, Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Diperpanjang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:26

Masuk PSN, Agrinas Palma Siapkan Model Pengelolaan Sawit Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:20

IHSG Parkir Zona Hijau, Rupiah Nyaris Tembus Rp18.100 per Dolar AS

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:54

Kreativitas Jadi Kunci Koperasi Bertahan dan Berkembang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:41

Menkeu Pastikan Gaji ASN Tak Lewat Kopdes

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:34

Bahlil Dikejar Deadline DIM RUU Migas

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:32

Konser Andrea Bocelli dan Peluang Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:23

AsetKu Dukung Literasi Keuangan Bersama AFPI di Jakarta Financial Festival 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:06

Selengkapnya