Berita

Presiden Naoero David Adeang (Foto: YouTube UN)

Dunia

Seruan Trump Tinggalkan ICC Hanya Diikuti Negara Kecil Naoero

JUMAT, 25 SEPTEMBER 2026 | 15:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Seruan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di PBB agar negara-negara meninggalkan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) sejauh ini hanya diikuti Naoero, negara kepulauan kecil di Pasifik yang sebelumnya dikenal sebagai Nauru.

Trump menyerukan seluruh negara anggota ICC segera keluar dari lembaga yang berbasis di Den Haag tersebut. 

Washington menilai ICC telah melampaui kewenangannya dengan mengklaim yurisdiksi terhadap warga negara yang belum meratifikasi Statuta Roma, termasuk AS dan Israel. Saat ini, Statuta Roma memiliki 125 negara pihak.


Di tengah tekanan tersebut, sejumlah negara justru menyatakan dukungan terhadap ICC sebagai bagian penting dari sistem keadilan internasional. 

Perdana Menteri Belanda Rob Jetten dalam pidatonya di Sidang Umum PBB menyerukan agar ICC tidak diganggu.

“Bagaimana mungkin Anda menentang penuntutan kejahatan terburuk? Dan saya percaya hanya ada satu jawaban. Yaitu: jangan ganggu ICC, dan semua lembaga lain yang melindungi tatanan hukum internasional," tegasnya, dikutip Jumat, 25 September 2026.

Pernyataan itu mendapat tepuk tangan dari para delegasi.

Sementara itu, Presiden Naoero David Adeang dalam pidatonya di Sidang Umum PBB pada Selasa, 22 September 2026 mengatakan negaranya akan secara resmi menarik diri dari Statuta Roma karena menilai ICC sudah tidak relevan.

Langkah Naoero tersebut menjadikannya satu-satunya negara yang mengikuti seruan Trump selama rangkaian Sidang Umum PBB pekan ini.

“Naoero bergabung dengan semakin banyak negara yang membela kedaulatan mereka melawan campur tangan ICC yang tidak sah,” kata Asisten Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Asia Timur dan Pasifik Michael DeSombre melalui X setelah bertemu dengan wakil menteri luar negeri Naoero.

Selain Naoero, Venezuela dan Chad sebelumnya telah mengumumkan rencana keluar dari ICC. Burkina Faso, Mali, dan Niger juga telah mengumumkan pengunduran diri pada tahun sebelumnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya