Berita

Ilustrasi. (Foto: Basarnas Lampung)

Politik

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

KAMIS, 24 SEPTEMBER 2026 | 22:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pimpinan DPR RI meminta Basarnas kembali melanjutkan pencarian terhadap rombongan Jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. 

Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan, upaya pencarian tidak semata-mata berkaitan dengan prosedur operasional, tetapi juga menyangkut kemanusiaan dan kedukaan keluarga para korban yang masih menunggu kepastian.

"Bahwa ini kan tentang kedukaan keluarga. Kita berharap DPR ada skema, walaupun misalkan mereka sudah punya SOP pencarian itu ada batasan hari, ini tentang kemanusiaan,” kata Cucun kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 24 September 2026. 


Menurut Cucun, pencarian diharapkan tidak hanya dilakukan terhadap para pewarta yang masih hilang, tetapi juga seluruh kru kapal. Terlebih, sebelumnya telah ditemukan informasi mengenai awak kapal dalam proses pencarian.

"Kita minta Basarnas untuk melakukan pencarian kembali sampai bukan hanya yang pewarta, termasuk juga yang kru. Kita berharap semua jasadnya, kalaupun memang misalkan sudah ada temuan kemarin itu awak kapalnya, ya tinggal nanti yang pewarta-pewartanya semoga kita bisa ditemukan,” tegasnya.

Cucun juga turut berempati kepada keluarga korban. Dia berharap seluruh korban dapat ditemukan sehingga keluarga memperoleh kepastian atas kondisi anggota keluarganya.

"Dan kalaupun sampai akhir keputusan Yang Maha Kuasa mereka itu sampai wafat atau meninggal, semoga keluarga diberikan kekuatan. Tapi imbauan dan harapan kami dari DPR, Basarnas termasuk kita mau koordinasi juga, walaupun SOP-nya kan sudah berakhir, kita minta juga harapan sama dari DPR untuk melakukan pencarian kembali,” tuturnya. 

Cucun menegaskan, DPR akan berkoordinasi dengan Basarnas untuk membahas kemungkinan dilanjutkannya kembali operasi pencarian tersebut.

"Ya, kita mau koordinasi dengan Basarnas,” pungkasnya.

Sebelumnya, kapal Arupadhatu 1 yang membawa lima jurnalis dan tiga kru bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita pada Senin, 7 September 2026 sekitar pukul 14.00 WIB menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk melakukan peliputan aktivitas erupsi.

Kemudian, informasi hilangnya kontak dengan kapal tersebut diterima Kapolsek Carita Iptu Supandi pada Selasa, 8 September 2026 pukul 13.55 WIB dari seorang jurnalis Antara Banten. Sejak saat itu, proses pencarian dilakukan bersama unsur terkait dengan membagi wilayah pencarian ke dalam sejumlah sektor.

Operasi Disaster Victim Identification (DVI) Pusdokkes Polri mengidentifikasi Surakhman (50), korban kapal Arupadhatu 1 yang hilang kontak bersama rombongan jurnalis di perairan Selat Sunda saat melakukan peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Korban merupakan salah satu Anak Buah Kapal (ABK) Arupadhatu 1. 

Identifikasi dilakukan terhadap jenazah laki-laki tanpa identitas yang sebelumnya ditemukan di perairan Sawang Bengkok, Desa Kahyapu, Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu.

“Setelah menerima informasi adanya penemuan jenazah di wilayah Pulau Enggano, kami berkoordinasi dengan Polda Bengkulu untuk dilakukan proses identifikasi dan pencocokan dengan data antemortem dari keluarga korban kapal Arupadhatu 1,” ujar Kapolda Banten Irjen Hengki saat konferensi pers di Polda Banten pada Rabu, 23 September 2026.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya