Berita

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino (Foto: Dok. ddjp)

Nusantara

DPRD DKI Kawal Penanganan Air Bersih di Pulau Kelapa dan Panggang

RABU, 23 SEPTEMBER 2026 | 23:13 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Gangguan produksi fasilitas pengolahan air Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) dan Brackish Water Reverse Osmosis (BWRO) membuat pasokan air bersih warga Pulau Kelapa dan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, terbatas.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino meminta persoalan tersebut segera ditangani, sekaligus mendorong solusi jangka panjang agar gangguan serupa tidak kembali mengancam kebutuhan dasar warga.

Wibi turun langsung membahas persoalan itu bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), PAM Jaya, pihak kecamatan, dan lurah setempat.


“Air bersih bukan kemewahan. Ini hak dasar warga,” kata Wibi, dikutip Rabu 23 September 2026.

Hasil pembahasan tersebut mencakup penyediaan air bersih darurat dan peningkatan kapasitas fasilitas pengolahan air.

PAM Jaya menyiapkan pasokan air bersih masing-masing 6.000 liter per hari untuk Pulau Kelapa dan Pulau Panggang selama kapasitas produksi belum kembali optimal.

Di sisi lain, proyek SWRO SPAL-D di Pulau Kelapa dan Pulau Panggang ditargetkan rampung pada Oktober 2026. Kapasitas BWRO Pulau Kelapa juga akan ditambah 2.500 liter per jam dengan target manfaat mulai dirasakan warga pada awal Desember 2026.

Wibi menilai, langkah tersebut belum cukup jika hanya menyelesaikan gangguan produksi. Kapasitas pengolahan air perlu disiapkan untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan masyarakat Kepulauan Seribu.

Karena itu, ia mendorong kajian peningkatan kapasitas SWRO hingga dua kali lipat. “Jangan hanya menyelesaikan masalah hari ini. Kebutuhan ke depan juga harus dihitung,” tandas Wibi.

Distribusi Air Jangan Bebani Warga

Persoalan air bersih di Kepulauan Seribu tidak hanya berkaitan dengan produksi, tetapi juga distribusi. Kondisi geografis kepulauan membuat biaya pengangkutan air lebih tinggi dibanding wilayah daratan Jakarta.

Wibi meminta PAM Jaya mengkaji optimalisasi fasilitas yang tersedia sekaligus kemungkinan kompensasi biaya angkut air, terutama untuk Pulau Panggang.

Dengan begitu, biaya distribusi tidak berujung pada kenaikan harga yang membebani masyarakat. “Warga tidak boleh kesulitan air hanya karena tinggal jauh dari pusat kota,” tegas dia.

Wibi menegaskan, pemerataan pelayanan dasar harus menjangkau seluruh wilayah Jakarta. Termasuk Kepulauan Seribu.

Ia memastikan, DPRD DKI mengawal penanganan tersebut hingga bantuan darurat tersalurkan, kapasitas produksi kembali optimal, dan solusi jangka panjang direalisasikan.

“Jakarta bukan hanya Sudirman-Thamrin. Ada Pulau Kelapa, Pulau Panggang, dan seluruh Kepulauan Seribu,” pungkas Wibi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya