Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Pasar Kripto Cuan, Bitcoin Betah di 86.606 Dolar AS

RABU, 23 SEPTEMBER 2026 | 14:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga aset digital Bitcoin kembali naik seiring berlanjutnya sentimen positif di pasar kripto. 

Dikutip dari CoinMarketCap, Rabu 23 September 2026, harga Bitcoin naik 1,58 persen dalam 24 jam terakhir menjadi 86.606 Dolar AS. Hal ini sejalan dengan kenaikan kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan sebesar 1,67 persen.

Kenaikan ini belum dipicu oleh kabar besar baru terkait Bitcoin. Pergerakan harga lebih banyak mengikuti momentum pasar yang masih kuat, terutama karena investor kembali berani masuk ke aset berisiko. Pola ini juga terlihat dari hubungan Bitcoin dengan saham teknologi yang cukup kuat.


Salah satu pendorongnya adalah aliran dana besar ke produk ETF Bitcoin spot. Pada 21 September, arus dana masuk ETF Bitcoin spot mencapai sekitar 999 juta Dolar AS. Pada periode yang sama, terjadi short squeeze sekitar 844 juta Dolar AS yang turut mendorong harga Bitcoin naik dengan cepat.

Dukungan tersebut masih terasa hingga saat ini. Tekanan jual dari pemegang Bitcoin juga belum menunjukkan lonjakan berarti. Secara teknikal, Bitcoin masih berada di atas sejumlah rata-rata pergerakan penting, sehingga struktur kenaikannya masih relatif terjaga.

Untuk jangka pendek, level 85.000 Dolar AS menjadi perhatian utama. Jika Bitcoin mampu bertahan di atas level tersebut, harga berpeluang kembali menguji level tertinggi terdekat di sekitar 87.363 Dolar AS. Jika berhasil melewati area itu, level berikutnya yang menjadi perhatian pasar berada di sekitar 90.741 Dolar AS.

Sebaliknya, jika Bitcoin kembali jatuh di bawah 85.000 Dolar AS, tekanan jual dapat meningkat dan membuka ruang koreksi menuju sekitar 82.600 Dolar AS. Karena itu, arus dana ETF Bitcoin dalam beberapa hari ke depan akan menjadi salah satu indikator penting untuk melihat apakah minat investor besar masih berlanjut.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya