Berita

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen Lucky Avianto (Foto: Dok Istimewa)

Pertahanan

TNI Kontak Tembak dengan KKB di Hutan Nduga

RABU, 23 SEPTEMBER 2026 | 11:56 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Prajurit TNI yang tergabung dalam Koops Habema terlibat kontak tembak dengan kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap III Ndugama Derakma di kawasan hutan Nduga, Papua Pegunungan, Senin 21 September 2026.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen Lucky Avianto mengatakan, kontak tembak terjadi saat prajurit TNI bergerak lebih jauh memasuki kawasan hutan di wilayah Nduga.

Operasi tersebut dilakukan untuk menindak kelompok TPNPB-OPM Kodap III Ndugama Derakma pimpinan Egianus Kogoya yang disebut melakukan aksi teror.


Kontak tembak terjadi setelah kelompok tersebut melepaskan tembakan ke arah pasukan TNI. Prajurit TNI kemudian berhasil memukul mundur kelompok bersenjata tersebut menjauh dari kawasan permukiman dan pusat aktivitas sosial ekonomi masyarakat.

“Mereka menghujani pasukan kita dengan tembakan senjata api. Pasukan kita selamat, dan berhasil memukul mundur kelompok mereka semakin jauh dari pemukiman atau pusat sosial ekonomi masyarakat,” kata Letjen Lucky dalam keterangan resmi, Selasa 22 September 2026.

Menyikapi peristiwa tersebut, Lucky menegaskan TNI akan terus memburu kelompok bersenjata tersebut. Di sisi lain, TNI tetap membuka kesempatan bagi anggota OPM untuk menyerahkan diri.

“Saya pastikan Satgas TNI tidak akan pernah ragu mengambil tindakan tegas dan terukur ketika berhadapan dengan situasi tertentu, khususnya mendesak, mengingat prinsip keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi senantiasa menjadi pedoman Satgas TNI, terutama dalam menghadapi kekejian OPM,” jelas Lucky.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya