Berita

CEO BPI Danantara Rosan Roeslani (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Danantara Siapkan Kawasan Terintegrasi untuk Bangkitkan Industri Tekstil

RABU, 23 SEPTEMBER 2026 | 10:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara akan menyiapkan kawasan khusus untuk mengintegrasikan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) dari hulu hingga hilir.

CEO BPI Danantara Rosan Roeslani mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kembali industri tekstil nasional, terutama dari sisi daya saing dan efisiensi produksi.

“Dan kami di Danantara juga akan menyiapkan satu daerah khusus untuk pembangunan, untuk integrasi dari hulu ke hilir agar lebih efisien dengan menggunakan teknologi yang baik, yang benar, untuk membuat produk-produk kita juga mempunyai daya saing yang lebih baik,” kata Rosan di Istana Merdeka, Jakarta, dikutip Rabu, 23 September 2026.


Rosan mengatakan, penguatan industri TPT juga perlu didukung pembiayaan perbankan, khususnya untuk memperbaiki mesin-mesin produksi yang sudah cukup tua. 

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi daya saing produk tekstil dan garmen Indonesia.

"Agar Bank Himbara dan juga bank nasional lainnya memberikan pinjaman, terutama dalam rangka perbaikan mesin-mesin yang sudah cukup tua. Karena memang kita bicara masalah daya saing atau competitiveness dari produk tekstil garmen kita mungkin yang agak ketinggalan,” ujarnya.

Selain dukungan perbankan, pemerintah juga membahas insentif bagi industri tekstil. Rosan menyebut fasilitas tax holiday yang selama ini diberikan kepada jenis investasi baru akan dipertimbangkan kembali untuk sektor tekstil.

Rosan menegaskan, penguatan industri tekstil menjadi penting karena sektor tersebut memiliki tingkat penyerapan tenaga kerja yang tinggi. 

Berbagai kebijakan nantinya akan dikoordinasikan bersama Kementerian Keuangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Investasi, Danantara, dan BP BUMN.

“Jadi ini adalah suatu inisiatif untuk membuat produk tekstil garmen kita kembali menjadi salah satu industri yang maju dan yang memberikan dampak positif dan besar terhadap perekonomian kita, termasuk dalam hal penciptaan lapangan pekerjaan. Mungkin itu tambahan dari saya, terima kasih,” tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya