Berita

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Digitalisasi Memperkecil Kebocoran Duit Parkir

RABU, 23 SEPTEMBER 2026 | 05:24 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Digitalisasi pembayaran dinilai dapat menjadi salah satu instrumen untuk memperkecil ruang kebocoran duit parkir di Jakarta. 

Analis Kebijakan Transportasi sekaligus Ketua Koalisi Warga untuk Transportasi (KAWAT) Indonesia, Azas Tigor Nainggolan mengatakan, dengan sistem yang terintegrasi, setiap transaksi idealnya dapat ditelusuri, mulai dari kendaraan masuk, tarif yang dikenakan, pembayaran, hingga penerimaan yang tercatat.

“Kalau sistemnya transparan, masyarakat tahu berapa tarif yang harus dibayar dan pemerintah juga tahu berapa penerimaan sebenarnya. Di situlah teknologi harus digunakan,” kata Tigor, dikutip Rabu 23 September 2026.


Menurut dia, keberadaan juru parkir tetap dibutuhkan untuk membantu pelayanan di lapangan. Namun, mereka perlu ditempatkan dalam sistem kerja yang jelas, termasuk mekanisme pembayaran, pencatatan dan pertanggungjawaban.

Tigor meminta Pemprov DKI Jakarta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan perparkiran, termasuk pengawasan lokasi parkir resmi dan penertiban parkir liar.

Ia juga meminta Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan jajaran pengelola parkir menjalankan fungsi pelayanan, pengawasan dan pengendalian sesuai tugasnya.

Terlebih diketahui, persoalan parkir Jakarta bukan semata tentang berapa rupiah yang dibayarkan pengguna kendaraan.

Setiap transaksi parkir merupakan bagian dari rantai pengelolaan transportasi dan penerimaan daerah. Karena itu, semakin kecil transaksi yang luput dari pencatatan, semakin kecil pula ruang kebocoran yang dapat terjadi.

“Yang harus dibangun adalah budaya pelayanan dan sistem pengelolaan parkir yang modern, transparan serta dapat dipertanggungjawabkan,” tutup Tigor.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Gibran Mundur Saja

Selasa, 03 November 2026 | 04:20

Investasi Jakarta Tembus Rp249,3 Triliun

Selasa, 03 November 2026 | 04:08

MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 November 2026 | 03:17

DJP Buka-bukaan soal Pajak Digital yang Disebut Hashim

Selasa, 03 November 2026 | 03:05

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Putusan MA soal Suket Gibran Jadi Momentum Akhiri Bayang-Bayang Jokowi

Selasa, 03 November 2026 | 02:13

Sikap Responsif Kapolri Pulihkan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 03 November 2026 | 02:05

RI Pamer Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang di Forum Pertahanan ASEAN

Selasa, 03 November 2026 | 01:40

Anies Temui Seniman Iman Soleh di Bandung, Ini Kisahnya

Selasa, 03 November 2026 | 01:29

PAM Jaya Sumbang Dividen Rp257 Miliar

Selasa, 03 November 2026 | 01:07

Selengkapnya