Berita

Ilustrasi

Politik

Rupiah Tetap Nyungsep Meski Sudah Ganti Menkeu

SELASA, 22 SEPTEMBER 2026 | 19:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rupiah kembali tertekan hingga nyaris menembus level Rp17.900 per dolar AS. Pelemahan mata uang Garuda tersebut terjadi bersamaan dengan merosotnya pasar saham, setelah pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara.

Ekonom Prof Ferry Latuhihin menilai, kondisi tersebut menunjukkan pergantian Menteri Keuangan belum mampu memberikan sentimen positif bagi pasar.

Ferry mengatakan, ada kemungkinan pelemahan rupiah berkaitan dengan berakhirnya posisi Purbaya sebagai Menteri Keuangan. Saat masih menjabat, kata dia, Purbaya kemungkinan memberikan tekanan kuat kepada Bank Indonesia agar terus melakukan intervensi di pasar valuta asing.


“Ada kemungkinan pada waktu Purbaya masih menjadi Menteri Keuangan, BI mendapat tekanan yang sangat dahsyat dari Purbaya untuk terus melakukan intervensi agar menjaga dolar tidak lari ke Rp18.000,” ujarnya di kanal Youtube Forum Keadilan TV, Selasa, 22 September 2026.

Ferry menilai tekanan terhadap rupiah tidak hanya berasal dari dalam negeri. Faktor eksternal juga turut memperberat posisi rupiah, terutama kebijakan suku bunga Amerika Serikat dan meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah.

Di sisi lain, eskalasi geopolitik di Timur Tengah kembali mendorong harga minyak hingga menembus 100 dolar AS per barel. Kondisi ini dinilai semakin meningkatkan kebutuhan dolar Indonesia karena ketergantungan impor minyak.

“Kita masih mengimpor minyak cukup besar, sekitar 45 persen kebutuhan minyak kita masih impor. Dengan demikian kita akan memerlukan dolar,” katanya.

Ferry bahkan membuka kemungkinan rupiah semakin tertekan hingga akhir tahun. Menurutnya, level Rp20.000 per dolar AS bukan sesuatu yang mustahil apabila tekanan eksternal terus berlanjut. Ia menambahkan, tekanan terhadap rupiah juga tercermin dari arus modal asing yang perlahan meninggalkan pasar Indonesia.

“Perlahan-lahan asing kabur dari Indonesia dan akan terus kabur karena tidak percaya kepada ekonomi kita,” ujarnya.

Menurut Ferry, pergantian Purbaya dengan Suahasil juga tidak mendapatkan sambutan positif dari pasar. Hal itu terlihat dari pergerakan pasar yang masih berada dalam tekanan.

“Pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya ke Suahasil tidak disambut meriah oleh market. Bahkan market itu merah terus,” katanya.

Ferry menilai, pasar tidak sekadar menunggu pergantian nama di kursi Menteri Keuangan, tetapi menginginkan adanya perubahan kebijakan yang dianggap mampu memperkuat fundamental fiskal.

“Market ini tidak membedakan antara Purbaya dan Suahasil. Ketika beliau mengatakan pergantian menteri bukan berarti perubahan kebijakan, market tentu menanggapinya, ‘Ya sama saja, lu sama dia’,” tuturnya.

Karena itu, Ferry menyebut pasar kini menunggu keberanian Suahasil untuk mengevaluasi sejumlah program pemerintah yang membutuhkan anggaran besar.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya