Berita

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk (tengah). (Foto: Istimewa)

Politik

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

SELASA, 22 SEPTEMBER 2026 | 01:01 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menyampaikan duka cita atas meninggalnya keluarga asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menjadi korban penembakan di Jayawijaya, Papua Pegunungan, beberapa waktu lalu.

Hal itu disampaikan Ribka dalam Apel Kesadaran Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemprov NTT di Kupang pada Senin, 21 September 2026.

“Saya menyampaikan duka cita mendalam terkait penembakan terhadap tiga ASN di Papua Pegunungan,” kata Wamendagri di hadapan ribuan ASN Pemprov NTT.


Adapun tiga ASN menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di jalanan Distrik Muliama, Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Ketiga korban merupakan ASN Dinas Pertanian Jayawijaya, dan di antaranya ada yang berasal dari NTT.

“Sejak dulu, banyak warga NTT yang telah menjadi bagian sejarah kehidupan masyarakat di Papua,” kata Ribka.

Senada dengan Ribka, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengajak masyarakat NTT dan Papua menjaga persatuan serta keharmonisan hubungan masyarakat kedua daerah. 

“Kita harus menjaga semangat rasa kebersamaan dan persatuan kita,” kata  Emanuel Melkiades.

Menurut Emanuel Melkiades, seluruh pihak bersedih atas kejadian di Jayawijaya. Namun, ulah oknum KKB itu tidak boleh membuat hubungan masyarakat NTT dan Papua menjadi terganggu.

“Kita harus menjaga keharmonisan hubungan masyarakat kedua daerah karena sudah memiliki hubungan kedekatan emosional sejak lama,” kata Emanuel Melkiades.

Dalam kesempatan tersebut, Wamendagri turut mengapresiasi capaian pertumbuhan ekonomi Provinsi NTT yang mencapai 5,01 persen di tengah tantangan geografis dan topografis daerah. Begitu juga dengan upaya Pemprov NTT menekan laju inflasi yang dinilai baik.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya