Berita

Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin.(Foto: Dok. ddjp)

Politik

Rencana Kerja DPRD DKI 2027:

Rapimgab Fokus Kegiatan Berbasis Masyarakat

SENIN, 21 SEPTEMBER 2026 | 23:19 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Rencana Kerja DPRD Tahun 2027 dimatangkan lewat rapat pimpinan gabungan (Rapimgab) yang dipimpin Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin, Senin 21 September 2026.

Hadir dalam rapat, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah beserta para ketua fraksi, ketua komisi, ketua badan, serta jajaran sekretariat dewan.

Suhud mengatakan, pembahasan fokus pada penyusunan program dan kegiatan DPRD sepanjang 2027. Termasuk upaya mengoptimalkan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.


“Ada sejumlah usulan yang disampaikan oleh para pimpinan, terutama berkaitan dengan bagaimana mengoptimalkan kegiatan-kegiatan dewan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujar Suhud.

Sejumlah agenda yang menjadi perhatian antara lain, pelaksanaan reses, tindak lanjut hasil reses, pengawasan peraturan daerah (Perda), serta Sosialisasi Perda.

“Selain itu, ada juga usulan untuk mengoptimalkan peran anggota dewan agar semakin intens berinteraksi dengan masyarakat,” kata Suhud.

Ia berharap rangkaian kegiatan yang disusun membuat kerja DPRD semakin terarah. Berdampak terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Seluruh usulan itu diakumulasi menjadi program kegiatan tahun 2027,” kata Suhud.

Kegiatan Reses

Berdasarkan rancangan, pelaksanaan reses dialokasikan selama 24 hari dalam tiga kali kegiatan. Sebagian peserta rapat mengusulkan alokasi tersebut dikurangi. Menimbang padatnya agenda DPRD sepanjang tahun.

Namun, sebagian lainnya menginginkan alokasi reses tetap dipertahankan. Sebab, kegiatan itu merupakan sarana anggota dewan menyerap aspirasi masyarakat.

“Ada juga yang menyampaikan jumlah tersebut sudah sesuai dengan ketentuan Kementerian Dalam Negeri,” kata Suhud.

Ia menegaskan, usulan pengurangan alokasi hari reses bukan untuk memangkas kegiatan anggota dewan di tengah masyarakat.

Waktu yang tersedia dapat dialihkan untuk kegiatan lain yang berkaitan dengan pelayanan dan sosialisasi kepada masyarakat.

“Pengurangan kegiatan reses itu diusulkan untuk dialihkan kepada program atau kegiatan lain agar lebih efektif,” kata Suhud.

Salah satu alternatif yang mengemuka yakni kegiatan sosialisasi Jaga Jakarta melalui pendekatan budaya. Seluruh masukan selanjutnya akan diformulasikan oleh sekretariat dewan sebelum ditetapkan dalam format kegiatan yang lebih rinci.

“Nanti akan kita putuskan format bakunya seperti apa,” kata Suhud.

Rumah Aspirasi

Rapimgab turut membahas usulan Rumah Aspirasi. Gagasan tersebut membutuhkan kajian lanjutan. Terdapat perbedaan pandangan mengenai efektivitas kegiatan dengan kebutuhan anggaran.

“Dalam pembahasan tadi juga ada yang setuju dan ada yang tidak setuju. Terutama dengan mempertimbangkan anggaran,” kata Suhud.

Keterbatasan anggaran membuat DPRD harus selektif dalam menyusun program baru. Karena itu, konsep Rumah Aspirasi masih akan dikaji. Memastikan manfaatnya sebanding dengan kebutuhan anggaran.

“Karena tentu membutuhkan anggaran yang besar,” kata Suhud.

Rancangan Agenda

Sekretaris DPRD DKI Jakarta Augustinus memaparkan rancangan agenda kerja DPRD 2027. Berdasarkan rekapitulasi sementara, akumulasi alokasi waktu dari berbagai agenda DPRD mencapai 375 hari kegiatan.

Jumlah tersebut meliputi rapat kerja Alat Kelengkapan Dewan (AKD), kunjungan kerja, reses, bimbingan teknis, rapat paripurna, pembahasan anggaran, kegiatan panitia khusus, Coffee Morning, Press Gathering, hingga Badan Kehormatan (BK) Award.

Akumulasi tersebut dimungkinkan karena beberapa kegiatan antar-AKD dapat berlangsung pada hari yang sama. Sekretariat DPRD masih akan menyesuaikan jadwal agar seluruh kegiatan terlaksana secara efektif.

Hasil pembahasan Rapimgab selanjutnya akan dibawa ke rapat paripurna untuk mendapatkan persetujuan secara umum. Rincian bentuk kegiatan masih akan dimatangkan.

“Bentuk kegiatannya mungkin masih akan kita elaborasi lebih dalam lagi,” pungkas Suhud.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya