Berita

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid (tengah). (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

SENIN, 21 SEPTEMBER 2026 | 15:53 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid enggan menjelaskan alasan dirinya mundur dari kepengurusan DPP Partai Golkar.

Nusron justru meminta wartawan menanyakan persoalan tersebut kepada Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

Ketika ditanya soal pengunduran dirinya dari DPP Golkar, Nusron mengaku persoalan tersebut sudah lama dibicarakan dengan Bahlil.


"Kalau soal itu kami sudah lama diskusi dengan Pak Bahlil dari tahun lalu. Jadi selebihnya lebih baik tanyakan sama Pak Bahlil selaku ketua umum. Kami sudah pernah diskusi masalah itu lama," kata Nusron kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin, 21 September 2026. 

Saat kembali ditanya alasan dirinya mundur dan apakah ingin lebih fokus menjalankan tugas di pemerintahan, Nusron bungkam.

Ia kemudian memilih meninggalkan lokasi ketika wartawan meminta penjelasan.

"Kan udah 'tak jawab," ujar Nusron singkat.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji membenarkan Nusron telah mengundurkan diri dari kepengurusan partai. Sarmuji mengatakan pengunduran diri tersebut telah disampaikan Nusron secara langsung kepada Bahlil.

"Iya. Sudah lama. Seingat saya lebih dari enam bulan lalu. Pak Nusron menemui langsung Ketua Umum," kata Sarmuji kepada wartawan, Sabtu, 19 September 2026.

Sarmuji mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan Nusron memilih mundur. Namun, ia memastikan Nusron masih berstatus sebagai anggota Partai Golkar.

"Iya beliau tetap menjadi anggota Golkar," ujar Sarmuji.

Nusron sebelumnya tercatat sebagai salah satu pengurus DPP Partai Golkar periode 2024-2029 di bawah kepemimpinan Bahlil. Ia menjabat sebagai Ketua Bidang Keagamaan dan Kerohanian.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya