Berita

Menlu Turki Hakan Fidan (Foto: X)

Dunia

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

SENIN, 21 SEPTEMBER 2026 | 15:47 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Turki menyatakan kesiapan memberikan bantuan militer kepada Arab Saudi jika kerajaan tersebut membutuhkan dukungan teknis untuk menghadapi serangkaian serangan kelompok Houthi dari Yaman.

Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan mengatakan serangan terbaru Houthi menjadi ancaman serius terhadap integritas wilayah, kedaulatan, dan infrastruktur Arab Saudi.

Menurut Fidan, Turki, Arab Saudi, dan Pakistan memiliki komitmen pertahanan bersama berdasarkan Mecca Agreement on Joint Defense. Ketiga negara juga telah melakukan konsultasi terkait perkembangan situasi keamanan di kawasan.


“Jika kebutuhan militer muncul, terutama di bidang teknis tertentu, kami tidak akan kesulitan untuk memenuhinya,” kata Fidan, dikutip Senin, 21 September 2026.

Fidan tidak merinci bentuk bantuan maupun sistem persenjataan yang kemungkinan akan diberikan Ankara kepada Riyadh. 

Dia mengatakan Turki telah mengecam serangan terhadap Arab Saudi, termasuk serangan yang menyasar infrastruktur minyak dan target yang berkaitan dengan Mekkah.

Perjanjian pertahanan bersama Turki, Arab Saudi, dan Pakistan ditandatangani di Mekkah pada 7 Agustus 2026. 

Kesepakatan tersebut menetapkan bahwa serangan bersenjata terhadap salah satu negara anggota akan dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota, sekaligus membuka ruang bagi pendalaman kerja sama pertahanan, termasuk industri pertahanan, pengembangan teknologi bersama, serta produksi persenjataan dan peralatan militer.

Fidan mengatakan mekanisme aliansi tersebut kini mulai diterapkan, dengan persiapan sekretariat dan markas militer yang hampir rampung. 

Aliansi itu disebut sebagai “a game-changing platform” dan mengatakan Turki, Arab Saudi, serta Pakistan nantinya akan membahas kemungkinan negara lain di kawasan bergabung. 

Menurutnya, tujuan aliansi adalah membangun mekanisme pertahanan kolektif regional, bukan membentuk blok yang ditujukan terhadap negara tertentu.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya