Berita

PM Italia Giorgia Meloni (Foto: X)

Dunia

Italia Batasi Siswa Asing hingga Larang Burqa dan Cadar di Sekolah

SENIN, 21 SEPTEMBER 2026 | 12:44 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Italia tengah menyiapkan aturan baru yang melarang penggunaan burqa dan niqab atau cadar di lingkungan sekolah. 

Kebijakan tersebut diumumkan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni sebagai bagian dari paket aturan pendidikan yang juga akan membatasi jumlah siswa asing dalam setiap kelas.

Meloni mengatakan paket kebijakan itu akan segera dibawa ke rapat kabinet. Selain larangan burqa dan niqab, pemerintah juga akan mewajibkan orang tua siswa mempelajari bahasa Italia.


“Bagi kami, siapa pun yang datang ke Italia dan ingin membangun masa depannya di sini harus mempelajari bahasa kami, memahami budaya kami, dan menghormati aturan kami,” kata Meloni dalam kegiatan yang digelar Gioventù Nazionale, sayap pemuda partai Brothers of Italy, dikutip Senin, 21 September 2026.

Selain mengatur penggunaan penutup wajah, pemerintah Italia juga berencana menetapkan batas jumlah siswa asing dalam satu kelas. 

Batas maksimal tersebut belum dirinci Meloni, sementara Italia sebelumnya telah memiliki ketentuan 30 persen siswa non-Italia melalui surat edaran kementerian pendidikan pada 2010.

Rencana tersebut mendapat kritik dari pakar hukum konstitusi. Profesor Universitas Enna Salvatore Curreri mengingatkan Pasal 34 Konstitusi Italia yang menyatakan sekolah terbuka bagi semua orang, termasuk anak-anak warga asing.

“Jika tindakan tersebut sangat membatasi hingga memaksa anak-anak di bawah umur dan keluarga mereka pindah ke daerah lain, jauh dari tempat tinggal mereka, hal itu bisa terbukti berlebihan justru karena bertentangan dengan tujuan fungsional utama integrasi, dengan risiko melanggar hak yang diakui oleh konstitusi,” ujar Curreri.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya