Berita

Gedung BEI (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

IHSG Sempat Dibuka Hijau, Lalu Terhempas ke Zona Merah

SENIN, 21 SEPTEMBER 2026 | 09:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berubah cepat pada perdagangan Senin, 21 September 2026. Sempat dibuka di zona hijau, indeks saham utama Bursa Efek Indonesia (BEI) kemudian bergerak fluktuatif dan masuk ke zona merah pada awal perdagangan.

Pantauan RMOL sekitar pukul 09.37 WIB, IHSG berada di level 6.446,90, naik 0,65 persen atau sekitar 5,74 poin dari posisi sebelumnya di 6.441,16. Namun, dalam perdagangan pagi indeks sempat turun hingga 6.389,74 sebelum kembali bergerak naik.

Pada awal perdagangan, IHSG mencatat level tertinggi 6.451,33. Pergerakan tersebut menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi, dengan indeks bergerak dalam rentang lebih dari 60 poin antara level tertinggi dan terendah.


Data juga menunjukkan tekanan masih terasa di pasar. Sebanyak 248 saham menguat, sementara 333 saham melemah dan 382 saham tidak berubah.

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi tercatat sekitar 5,99 miliar saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp2,59 triliun. Frekuensi perdagangan mencapai sekitar 459.500 kali.

Sementara itu, kapitalisasi pasar BEI tercatat sekitar Rp11.195 triliun. Pergerakan IHSG selanjutnya akan menjadi perhatian investor untuk melihat apakah indeks mampu mempertahankan penguatannya atau kembali masuk ke zona merah.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya