Berita

Ilustrasi (Gemini AI)

Global

Amerika Desak Warganya Segera Tinggalkan Iran

SENIN, 21 SEPTEMBER 2026 | 08:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Amerika Serikat (AS) meminta seluruh warganya yang masih berada di Iran untuk segera meninggalkan negara tersebut di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang berisiko memicu penutupan wilayah udara.

Kedutaan Besar Virtual AS untuk Iran pada Minggu, 20 September 2026, waktu setempat, meminta warga Amerika tidak melakukan perjalanan ke Iran dengan alasan apa pun.

“Jangan bepergian ke Iran dengan alasan apa pun. Warga negara AS harus segera meninggalkan Iran,” kata kedutaan dalam peringatan keamanan yang dibagikan secara daring, dikutip Senin, 21 September 2026.


Kedutaan menyebut kondisi keamanan di Iran dan kawasan sekitarnya masih “kompleks” dan berpotensi mengalami “eskalasi yang tidak terduga”. Karena itu, warga Amerika yang berada di kawasan tersebut diminta meningkatkan kewaspadaan.

Mereka juga diminta menghubungi maskapai penerbangan secara langsung untuk memperoleh informasi terbaru mengenai jadwal dan kemungkinan keberangkatan. Langkah ini diperlukan karena penerbangan dapat dibatalkan atau wilayah udara sewaktu-waktu ditutup akibat perkembangan situasi keamanan.

Dalam peringatannya, Kedutaan AS turut menyinggung aktivitas kelompok Houthi yang didukung Iran. Kelompok tersebut disebut terlibat dalam permusuhan terhadap Arab Saudi, termasuk serangan yang menyasar bandara sipil.

“Konflik militer ini berpotensi meningkat dengan cepat,” kata kedutaan.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya