Berita

Ilustrasi Judol

Politik

Anggaran Besar Komdigi Seharusnya Perkuat Pengawasan Judol

RABU, 16 SEPTEMBER 2026 | 18:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kapasitas Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam menangani judi online (Judol), perlindungan anak, serta pemerataan akses internet disorot Anggota Komisi I DPR RI, Cindy Monica. 

Legislator Nasdem itu meminta penguatan infrastruktur digital berjalan seimbang dengan peningkatan kapasitas pengawasan ruang digital.

Menurut Cindy, program pengembangan dan penguatan infrastruktur digital memperoleh lebih dari separuh pagu anggaran, sementara alokasi untuk program teknis pengawasan ruang digital masih relatif kecil. Kondisi tersebut menurutnya perlu dievaluasi agar kemampuan pengawasan pada 2027 mampu mengikuti perkembangan risiko digital.


“Sejauh mana kapasitas pengawasan di tahun 2027 ini bisa memadai untuk menghadapi judi online, perlindungan anak, maupun risiko digital yang terus berkembang?” ujar Cindy dalam Rapat Kerja dengan Kemenkomdigi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 16 September 2026.

Selain pengawasan ruang digital, Cindy menyoroti masih banyaknya wilayah yang menghadapi persoalan blank spot dan kualitas konektivitas internet. Berdasarkan temuannya saat melakukan kunjungan ke sejumlah daerah, masyarakat bahkan masih harus membeli voucher internet dengan harga Rp5 ribu hingga Rp6 ribu per jam dengan jangkauan yang terbatas.

“Kita masih banyak sekali menghadapi persoalan blank spot dan juga kualitas internet konektivitas. Di beberapa daerah saat saya turun, bahkan saya sendiri masih menghadapi membeli voucher internet Rp5 ribu sampai Rp6 ribu per jam, dan itu pun di titiknya hanya mencakup maksimal 500 meter,” katanya.

Menurut Cindy, pembangunan infrastruktur digital perlu diukur melalui kualitas layanan dan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. Ia meminta penyesuaian anggaran mempertimbangkan capaian dan outcome, sehingga investasi digital dapat menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai daerah.

“Penyesuaian anggaran perlu dilihat dari kualitas layanan dan outcome yang benar-benar bisa masyarakat kita rasakan, bukan hanya dari besarnya investasi, jumlah infrastruktur, atau luasnya cakupan jaringan,” tegas Cindy.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya