Berita

Ilustrasi

Bisnis

Saham AMMN Tetap Tangguh di Level 5.050

RABU, 16 SEPTEMBER 2026 | 13:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah dinamika pasar keuangan, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) terpantau bergerak stabil pada perdagangan Rabu siang, 16 September 2026. 

Sebagai emiten yang bergerak di bidang pertambangan tembaga dan emas, pergerakan saham perusahaan ini selalu menjadi salah satu indikator penting yang dicermati oleh para pelaku pasar.

Pantauan RMOL berdasarkan data bursa, hingga pukul 12:55:02 WIB, saham AMMN berada di level 5.050, yang tercatat mendatar karena tidak mengalami perubahan dibandingkan harga penutupan hari sebelumnya. 


Kendati demikian, jalannya sesi perdagangan sempat diwarnai oleh fluktuasi yang cukup dinamis. Saham ini sempat melesat dan menyentuh level tertinggi harian di angka 5.275, sebelum akhirnya tekanan jual membawa harga turun dan tertahan di level terendah sekaligus harga penutupannya pada angka 5.050. 

Sebagai perbandingan pada perdagangan sehari sebelumnya, saham ini dibuka pada level 5.100, mencapai puncaknya di 5.125, sempat melemah ke titik 4.970, dan ditutup pada 5.050.

Dari sisi aktivitas perdagangan, likuiditas saham AMMN tetap terjaga dengan baik meskipun intensitasnya sedikit melandai. Sepanjang sesi berjalan, volume perdagangan tercatat sebanyak 63,09 juta lembar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp327,41 miliar yang melibatkan 19.259 kali frekuensi perpindahan tangan. 

Angka ini mengalami penyesuaian jika dibandingkan catatan sehari sebelumnya yang membukukan volume 77,86 juta lembar saham, nilai transaksi sebesar Rp393,03 miliar, serta frekuensi sebanyak 29.788 kali.

Melalui posisi harga terakhir tersebut, total kapitalisasi pasar atau nilai keseluruhan dari emiten pertambangan ini kini kokoh berada di angka Rp61,31 triliun. Kestabilan posisi ini mencerminkan sikap pasar yang cenderung wait and see dalam membaca arah strategi lanjutan di sektor komoditas mineral.


Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya