Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Nawasena Nugra Investama Incar 66,58 Persen Saham IDEA

RABU, 16 SEPTEMBER 2026 | 12:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Nawasena Nugra Investama dikabarkan siap memborong saham pengendali PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA), sebuah emiten yang berfokus di sektor pendidikan dan pelatihan perhotelan.

Niatan serius tersebut telah dilayangkan lewat surat resmi tertanggal 16 September 2026 kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Bursa Efek Indonesia (BEI). 

Dalam skema pembelian yang disiapkan, PT Nawasena Nugra Investama mengincar 707.322.700 lembar saham, atau setara dengan porsi 66,58 persen dari keseluruhan modal ditempatkan dan disetor penuh perusahaan.


Sebelumnya, kepemilikan atas saham-saham yang menjadi target akuisisi ini dipegang oleh pihak pengendali lama, yaitu PT Idea Asia Investama bersama Eko Desriyanto. 

Di sisi lain, sebelum kabar keterbukaan informasi ini mengemuka, PT Nawasena Nugra Investama tercatat sama sekali belum memegang saham IDEA, baik dalam bentuk kepemilikan langsung maupun tidak langsung.

Mochamad Riandri Prasetya selaku Direktur PT Nawasena Nugra Investama menyampaikan bahwa langkah strategis ini diambil guna memperluas ekspansi sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis lewat kepemilikan di PT Idea Indonesia Akademi Tbk. 

Kendati kesepakatan prinsip telah berjalan, kedua belah pihak saat ini masih terus mematangkan pembahasan secara intensif. Sejumlah hal krusial seperti besaran nilai transaksi final dan jadwal pasti eksekusi masih dalam tahap penggodokan.

Nantinya, apabila seluruh rangkaian proses pengambilalihan telah tuntas dan disahkan, PT Nawasena Nugra Investama dipastikan memegang kendali penuh atas emiten tersebut. 

Sesuai regulasi yang tercantum dalam Peraturan OJK No. 9/POJK.04/2018 mengenai Pengambilalihan Perusahaan Terbuka, pihak pengendali baru ini juga berkewajiban untuk menggelar Penawaran Tender Wajib.

Menanggapi rencana korporasi ini, Direktur Utama PT Idea Indonesia Akademi Tbk, Eko Desriyanto, memberikan garansi bahwa pengumuman akuisisi tidak akan menimbulkan guncangan negatif yang berarti. 

Ia memastikan seluruh operasional, aspek hukum, kesehatan finansial, hingga keberlangsungan bisnis perusahaan tetap berjalan aman dan terkendali, serta senantiasa mematuhi koridor hukum dan aturan pasar modal yang berlaku.


Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya