Deretan menteri Kabinet Merah Putih yang menghadiri National Day Malaysia 2026 di Hotel St. Regist, Jakarta, Selasa malam, 15 September 2026 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)
Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih menghadiri perayaan National Day Malaysia 2026 yang digelar Kedutaan Besar Malaysia di Hotel St. Regist, Jakarta, Selasa malam, 15 September 2026.
Mereka adalah Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, hingga Ketua DPD Sultan Najamuddin.
Perayaan tersebut juga dihadiri Duta Besar Malaysia yang ditunjuk untuk Indonesia, Datuk Muzaffar Shah Mustafa, duta besar negara mitra di Jakarta, diaspora Malaysia, hingga mitra bisnis Malaysia di Indonesia.
Kuasa Usaha Malaysia untuk Indonesia, Farzamie Sarkawi, dalam sambutannya menyoroti eratnya hubungan kedua negara yang akan memasuki usia 70 tahun pada 2027.
Menurutnya, kedekatan Indonesia dan Malaysia tidak hanya terjalin sebagai negara bertetangga, tetapi juga sebagai bangsa yang memiliki sejarah, bahasa, dan budaya yang sama.
“Kita bukan hanya tetangga, tetapi juga saudara dan saudari yang berbagi sejarah, bahasa, dan budaya,” ujarnya.
Farzamie mengatakan kerja sama bilateral terus meningkat. Nilai perdagangan Malaysia-Indonesia mencapai 24,2 miliar dolar AS pada 2025, sementara Malaysia menjadi investor terbesar keempat di Indonesia dengan nilai investasi 4,5 miliar dolar AS.
Hubungan antarmasyarakat juga tetap kuat. Lebih dari 2,63 juta wisatawan Malaysia mengunjungi Indonesia tahun lalu, menjadikan Malaysia sebagai sumber wisatawan asing terbesar bagi Indonesia. Sementara itu, sebanyak 4,26 juta wisatawan Indonesia berkunjung ke Malaysia.
Dalam sambutannya, Menteri Brian menyampaikan salam dan harapan terbaik Presiden Prabowo Subianto kepada pemerintah dan rakyat Malaysia.
“Semoga Malaysia terus makmur dan berkembang dalam persatuan, dan semoga kedua negara kita semakin erat di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.
Lebih lanjut Brian menyoroti pendidikan sebagai salah satu pilar penting kerja sama Indonesia-Malaysia. Dia berharap ke depan pembentukan konsorsium akademis bersama dapat memperkuat kolaborasi perguruan tinggi kedua negara.
“Saya percaya bahwa pembentukan konsorsium akademis bersama Indonesia-Malaysia di bawah kerangka kerja ini akan semakin memperdalam kolaborasi di antara lembaga-lembaga pendidikan tinggi kita, sekaligus menciptakan peluang yang lebih besar untuk pertukaran akademis dan program bersama,” tutur Brian.
Nuansa budaya Malaysia turut mewarnai perayaan National Day Malaysia di Jakarta. Selain pertunjukan tarian tradisional, para tamu juga dapat menyaksikan atraksi pembuatan teh tarik dan roti canai serta menikmati beragam kuliner dan produk khas Malaysia.