Berita

Unggahan akun @insharifain

Dunia

Mekah-Jeddah-Taif Sempat Masuk Status Darurat, Ini Imbauan Saudi

RABU, 16 SEPTEMBER 2026 | 07:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Alarm darurat mendadak berbunyi di sejumlah wilayah Arab Saudi. Pemerintah setempat mengeluarkan peringatan bahaya untuk warga di Mekah, Jeddah, dan Taif pada Selasa 15 September 2026 waktu setempat.

Peringatan tersebut disampaikan melalui Platform Peringatan Dini Nasional untuk Keadaan Darurat. Otoritas Pertahanan Sipil Saudi menyebut adanya potensi bahaya, tetapi tidak menjelaskan secara spesifik jenis maupun sumber ancaman tersebut. 

Melalui peringatan itu, masyarakat diminta tetap tenang dan segera menuju tempat aman, terutama di dalam bangunan atau ruangan yang jauh dari jendela. Warga juga diminta tetap berada di dalam hingga situasi dinyatakan aman.


"Menjauhi area terbuka, jendela, balkon, dan atap," demikian imbauan Pertahanan Sipil Saudi kepada masyarakat, dikutip dari Anadolu Agency, Rabu 16 September 2026.

Bagi warga yang berada di luar ruangan ketika peringatan diterima, pihak berwenang meminta mereka segera masuk ke gedung terdekat atau berlindung di balik penghalang yang kokoh.

Masyarakat juga diminta menghindari kerumunan dan lokasi yang dinilai berbahaya serta terus mengikuti informasi melalui saluran resmi pemerintah.

Sementara bagi pengendara, otoritas meminta kendaraan segera menepi di tempat yang aman dan menjauh dari jembatan maupun gedung-gedung tinggi.

Peringatan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi di Yaman. Sehari sebelumnya, serangan rudal balistik dan drone Houthi dilaporkan menyasar Khamis Mushait, Abha, dan Taif. 

Serangan tersebut, menurut koalisi pimpinan Saudi, menyebabkan 13 warga sipil terluka serta merusak tujuh rumah dan dua kendaraan. 

Arab Saudi kemudian merespons dengan melancarkan serangan terhadap sejumlah posisi Houthi di Yaman. Juru bicara militer Houthi juga menyatakan serangan mereka akan berlanjut sebagai respons terhadap operasi udara Saudi.

Dalam perkembangan berikutnya pada Selasa, Pertahanan Sipil Saudi menyatakan bahaya di Mekah, Jeddah, dan Taif telah berakhir.  


Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya