Berita

Ketua Apindo, Shinta Kamdani menyalami Menteri Keuangan Suahasil Nazara. (Foto: RMOL/Alifia)

Politik

Pengusaha Titip Pesan ke Menkeu Suahasil: Jangan Bikin Kebijakan Mendadak

SELASA, 15 SEPTEMBER 2026 | 22:08 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dunia usaha meminta Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjaga kesinambungan kebijakan fiskal agar pergantian kepemimpinan di Kementerian Keuangan tidak mengganggu kepastian usaha dan kepercayaan investor.

Hal tersebut disampaikan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani merespon pergantikan pucuk kepemimpinan Kementerian Keuangan.

“Dalam situasi ekonomi yang penuh ketidakpastian seperti sekarang, kontinuitas tersebut kami harapkan dapat membantu menjaga agar transisi kepemimpinan tidak menimbulkan perubahan arah kebijakan yang terlalu mendadak,” kata Shinta dalam keterangan tertulisnya, Selasa 15 September 2026.


Meski demikian ia menilai pengalaman Suahasil dalam mengelola kebijakan fiskal nasional menjadi modal penting untuk memastikan proses transisi berjalan dengan baik.

"Bapak Suahasil Nazara tentu bukan figur yang baru dalam pengelolaan kebijakan fiskal nasional. Pengalamannya yang panjang di Kementerian Keuangan, baik sebagai Wakil Menteri Keuangan maupun sebelumnya di Badan Kebijakan Fiskal, memberikan kontinuitas dan pemahaman institusional yang penting," tuturnya.

Namun, Shinta juga mengingatkan pemerintah agar menjaga keseimbangan antara kesehatan fiskal dan kebutuhan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Menurutnya, APBN perlu tetap dikelola secara prudent dan berkelanjutan, serta efektif untuk menjaga daya beli, mendorong investasi, meningkatkan produktivitas, hingga memperkuat sektor riil.

Selain kebijakan fiskal secara umum, dunia usaha, kata Shinta juga membutuhkan kepastian dalam kebijakan perpajakan, kepabeanan, insentif investasi, belanja pemerintah, hingga berbagai kebijakan yang berdampak langsung terhadap biaya dan keputusan bisnis.

"Kami berharap setiap perubahan kebijakan dilakukan secara terukur, dengan komunikasi yang baik dan ruang dialog yang memadai dengan dunia usaha, sehingga perusahaan memiliki kepastian dalam melakukan perencanaan investasi dan ekspansi," harapnya.

Lebih lanjut, ia menilai tantangan Suahasil sebagai Menteri Keuangan tidak ringan. Pemerintah harus membiayai berbagai program prioritas pembangunan sekaligus menjaga ruang fiskal dan kredibilitas APBN di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Karena itu, kualitas belanja negara, efektivitas penerimaan, disiplin fiskal, serta kemampuan menjaga kepercayaan pasar disebut penting untuk dijaga oleh pemerintah.

“Dunia usaha juga berharap kebijakan penerimaan tidak semata-mata berorientasi pada peningkatan penerimaan dalam jangka pendek, tetapi tetap mempertimbangkan daya saing dan kemampuan sektor produktif untuk tumbuh,” sambungnya.

Bagi dunia usaha, Shinta menegaskan, ukuran keberhasilan transisi bukan semata-mata pada pergantian figur di Kementerian Keuangan, melainkan konsistensi dan kualitas kebijakan setelah pergantian tersebut.

"Jika pengelolaan fiskal tetap credible dan prudent, kebijakan semakin predictable, serta APBN dapat secara efektif mendukung aktivitas ekonomi dan investasi, kami optimistis kepercayaan dunia usaha dan investor dapat tetap terjaga," tandasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya