(Ki-ka) Fadlia Hifzia, Jesselyn Lauwreen, Taufik Rustiadi, dan Vinny Laurencia berfoto bersama dalam konferensi pers TikTok Food Fest 2026 di Jakarta, Senin, 15 September 2026 (Foto: Istimewa)
Pertumbuhan industri makanan dan minuman (F&B) Indonesia terus membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar.
Pada 2025, industri makanan dan minuman tumbuh 6,38 persen, sementara sektor akomodasi serta penyediaan makanan dan minuman tumbuh 7,41 persen.
Di TikTok, konten terkait makanan meningkat 52 persen, dengan lebih dari 8 juta unggahan pada sejumlah tagar kuliner.
Momentum tersebut mendorong TikTok kembali menggelar TikTok Food Fest 2026 yang memasuki tahun ketiga.
Mengusung tema “Every Ingredient Tells a Story”, kampanye ini mempertemukan kreator, pelaku usaha, dan komunitas sekaligus menghubungkan inspirasi kuliner dengan peluang bisnis.
Ekosistem TikTok, mulai dari video pendek, TikTok LIVE, solusi periklanan, TikTok Shop by Tokopedia, hingga TikTok GO by Tokopedia, memungkinkan perjalanan konsumen berkembang dari penemuan dan interaksi menjadi pembelian hingga kunjungan langsung.
Peluang tersebut tercermin dari pertumbuhan perdagangan digital. Pada semester pertama 2026, pesanan produk F&B di Tokopedia dan TikTok Shop meningkat hampir 95 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sementara jumlah pelaku usaha F&B yang berjualan meningkat 184 persen.
Salah satunya Cimol Bojot AA (@cimolbojot.aa), yang mencatat pertumbuhan GMV bulanan 66 persen pada November 2025 setelah berpartisipasi dalam TikTok Food Fest 2025.
Kreator juga berperan dalam memperluas penemuan dan penjualan produk. Kreator affiliate Vinny Laurencia (@kulinersamacici), misalnya, pernah mencatat penjualan kue sus hingga ratusan juta rupiah dalam enam jam dan total penjualan hingga miliaran rupiah melalui rangkaian TikTok LIVE selama lima hari.
Sementara chef dan kreator Jesselyn Lauwreen (@jesselynmci8) memanfaatkan tren di TikTok untuk mengembangkan resep sekaligus membagikan perjalanan membangun bisnis F&B.
“TikTok mempertemukan inspirasi, komunitas, dan pelaku usaha dalam satu ekosistem, sehingga penemuan kuliner dapat berlanjut menjadi interaksi, pembelian, hingga kunjungan langsung. Melalui TikTok Food Fest 2026, kami ingin membawa perjalanan tersebut ke dunia nyata sekaligus merayakan kekayaan kuliner Indonesia,” ujar Fadlia Hifzia, Commercial Partnership, TikTok SEA.
Puncak TikTok Food Fest 2026 akan berlangsung pada 26-27 September 2026 di Hutan Kota GBK, Jakarta, dengan melibatkan lebih dari 40 pelaku usaha F&B.
Festival menghadirkan menu kolaborasi kreator, demonstrasi memasak, pertunjukan musik, aktivitas kebugaran, serta berbagai pengalaman interaktif dan dapat dinikmati secara gratis.
TikTok juga menghadirkan Makan Dengan Makna, yang mengangkat edukasi nutrisi, pilihan makanan lebih sehat, dan gaya hidup aktif. Program ini turut mendukung Foodbank of Indonesia dengan target donasi hingga Rp1 miliar.