Berita

Tempat pembuangan sementara (TPS) liar dikeluhkan warga RW 003, Kelurahan Kapuk Muara, Jakarta Utara. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Warga Ngeluh Bau TPS Liar, DPRD DKI Minta Pemprov Bertindak

SELASA, 15 SEPTEMBER 2026 | 16:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Keberadaan sejumlah lahan yang diduga dimanfaatkan sebagai tempat penampungan limbah dan sampah atau tempat pembuangan sementara (TPS) liar dikeluhkan warga RW 003, Kelurahan Kapuk Muara, Jakarta Utara.

Keberadaan TPS liar tersebut dinilai telah mengganggu kenyamanan warga serta berpotensi menimbulkan persoalan lingkungan dan kesehatan masyarakat di sekitar lokasi.

Warga menyebut tumpukan sampah dalam jumlah besar tidak hanya menimbulkan bau menyengat, tetapi juga meningkatkan potensi terjadinya kebakaran. Risiko tersebut dikhawatirkan semakin besar karena material mudah terbakar bercampur dengan berbagai jenis sampah dan limbah.


“Kami merasa pembusukan sampah dan pembakaran limbah di TPS liar itu telah mencemari udara di sekitar lokasi. Selain itu, lahan yang semula menjadi daerah resapan air kini rusak karena ditimbun limbah,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Menurut warga tersebut, keberadaan tumpukan sampah dan perubahan fungsi lahan juga dikhawatirkan memperbesar risiko genangan saat hujan deras. 

Karena itu, warga berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama instansi terkait segera turun ke lapangan untuk memeriksa kondisi dan memastikan status serta legalitas aktivitas di lokasi tersebut.

Persoalan tersebut mendapat perhatian dari DPRD DKI Jakarta. Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan laporan warga mengenai aktivitas TPS liar di Kapuk Muara akan ditindaklanjuti.

Menurut Yuke, persoalan tersebut juga telah dibawa ke Panitia Khusus (Pansus) Persampahan DPRD DKI Jakarta. 

Yuke menegaskan, pemerintah tidak boleh membiarkan persoalan pengelolaan sampah ilegal berlarut-larut. Selain mengganggu lingkungan, tumpukan sampah dalam jumlah besar berpotensi berdampak langsung terhadap kesehatan dan kenyamanan masyarakat sekitar.

“Ini harus segera ditindaklanjuti agar masyarakat sekitar tidak terus menerima dampaknya,” ujar Yuke kepada wartawan, Selasa 15 September 2026.

Legislator Fraksi PDIP itu juga meminta Pemprov DKI Jakarta segera memastikan legalitas aktivitas pengelolaan sampah di lokasi tersebut.

“Jika ditemukan pengelolaan sampah yang tidak sesuai aturan, tindakan tegas harus dilakukan,” kata Yuke.

Yuke juga mengingatkan agar persoalan persampahan tidak dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk mencari keuntungan dengan mengabaikan ketentuan dan kepentingan masyarakat.

Ia berharap pemeriksaan lapangan dapat dilakukan secara menyeluruh sehingga persoalan TPS liar tersebut dapat segera ditangani dan tidak terus menimbulkan dampak bagi warga Kapuk Muara.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya