Berita

RS Indonesia di Gaza (Foto: X)

Dunia

WHO Segera Hentikan Pasokan Solar ke Puluhan Rumah Sakit Gaza

SELASA, 15 SEPTEMBER 2026 | 14:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dilaporkan akan menghentikan pasokan solar ke lebih dari 20 rumah sakit dan pusat kesehatan di Jalur Gaza mulai 19 September 2026.

Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Gaza, Munir al-Bursh, mengatakan keputusan tersebut disebut diambil akibat keterbatasan pendanaan WHO, di tengah kelangkaan bahan bakar dan minyak yang semakin parah.

“Mengingat kelangkaan bahan bakar dan minyak yang parah, dan kegagalan untuk mengirimkan kebutuhan minimum yang diperlukan untuk mengoperasikan rumah sakit dan pusat kesehatan di Jalur Gaza, WHO mengumumkan penangguhan pasokan diesel ke lebih dari 20 rumah sakit dan pusat kesehatan, mulai 19 September, karena kurangnya dana,” kata Bursh dalam pernyataannya, dikutip dari Anadolu News, Selasa, 15 September 2026.


Bursh memperingatkan, pasokan bahan bakar yang terbatas selama ini hanya cukup untuk mempertahankan operasional fasilitas kesehatan. 

Dia menegaskan penghentian pasokan solar dapat berdampak langsung terhadap layanan medis vital, mulai dari generator hingga ruang operasi dan unit perawatan intensif. 

“Penghentian pasokan tidak hanya berarti generator mati, tetapi juga penutupan ruang operasi dan unit perawatan intensif, gangguan pada ventilator dan stasiun oksigen, serta ancaman terhadap nyawa anak-anak di inkubator, pasien dialisis, korban luka, dan mereka yang menderita penyakit kronis," tambah Bursh.

Menurut Bursh, krisis bahan bakar juga berpotensi melumpuhkan ambulans serta sistem penyimpanan obat dan vaksin yang membutuhkan rantai pendingin. 

"Krisis bahan bakar mendorong rumah sakit untuk tutup total dan menyebabkan pasien menghadapi kematian yang dapat dicegah,” ujarnya.

Sementara itu, belum ada komentar langsung dari WHO terkait keputusan yang disampaikan Kementerian Kesehatan Gaza tersebut. 

Di sisi lain, kelangkaan bahan bakar dan suku cadang telah membuat sejumlah generator rumah sakit berhenti beroperasi dalam beberapa hari terakhir, sehingga semakin mengancam layanan kesehatan di Gaza.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya