Berita

Ulama Sunni Baluch, Molavi Yousef Gorgij (Foto: X)

Dunia

Dalam Sepekan Dua Ulama Sunni Tewas Dibunuh di Iran

SELASA, 15 SEPTEMBER 2026 | 12:44 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kekerasan terhadap tokoh agama Sunni kembali terjadi di Iran. Dalam waktu kurang dari sepekan, dua ulama Sunni dilaporkan tewas dibunuh dalam dua serangan terpisah, masing-masing di Provinsi Sistan-Baluchestan dan Azerbaijan Barat. 

Kasus terbaru menimpa ulama Sunni Baluch, Molavi Yousef Gorgij, yang ditembak orang tak dikenal di luar rumahnya di Zahedan, Iran tenggara, Senin waktu setempat, 14 September 2026.

Gorgij merupakan ulama Sunni yang dikenal pro-pemerintah. Media Iran Mehr News menuding Tentara bayaran Zionis berada di balik pembunuhan tersebut, tetapi tidak memberikan bukti maupun rincian lebih lanjut. 


Gubernur Zahedan Rakhshani-Nasab mengatakan Gorgij selama ini aktif menentang elemen-elemen pemecah belah dan Zionisme.

Sejumlah media lokal Iran secara terpisah menyebut serangan tersebut dikaitkan dengan Jaish al-Adl, kelompok militan Sunni Baluch yang sebelumnya melakukan sejumlah serangan terhadap pasukan keamanan Iran. 

Namun, hingga laporan tersebut diterbitkan, belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas pembunuhan Gorgij.

Pangkalan Quds Pasukan Darat Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) turut menyalahkan kelompok teroris, karena pembunuhan itu terjadi setelah pasukannya membongkar sejumlah jaringan terorisme di Provinsi Sistan-Baluchestan.

Pembunuhan Gorgij terjadi di tengah meningkatnya kekerasan di wilayah tenggara Iran. Pada akhir pekan, pertempuran antara pasukan keamanan dan kelompok bersenjata tak dikenal terjadi di sejumlah wilayah Saravan. 

Kelompok hak asasi Baluch, Haalvsh, melaporkan serangan terhadap kendaraan militer serta puluhan personel keamanan tewas atau terluka.

Kasus Gorgij juga terjadi hanya lima hari setelah ulama Sunni Kurdi, Mamosta Mohammad Nezhati, tewas dalam serangan di Provinsi Azerbaijan Barat, Iran pada 9 September 2026. 

Korps Garda Revolusi Iran menyalahkan kelompok separatis Kurdi yang berafiliasi dengan Zionis dan Amerika atas pembunuhan tersebut dan mengatakan Nezhati memiliki riwayat kerja sama dengan organisasi Basij.

Sebelumnya, pada Juli lalu, Imam salat Jumat Sunni Baluch, Molavi Mohammad Anvar Rigi, juga tewas ditembak orang tak dikenal di kota perbatasan Mirjaveh, Iran tenggara. 

Rangkaian pembunuhan ini berlangsung ketika kawasan Sistan-Baluchestan menghadapi persoalan keamanan dan aktivitas kelompok bersenjata yang telah berlangsung lama.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya