Berita

Menteri Keuangan Suahasil Nazara. (Foto: RMOL)

Politik

Andi Arief:

Suahasil Nazara Punya Modal Kuat Jadi Menkeu

SELASA, 15 SEPTEMBER 2026 | 12:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Komisaris PT PLN (Persero) yang juga politikus Partai Demokrat, Andi Arief, menyambut positif pelantikan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Andi, Suahasil memiliki pengalaman dan pengetahuan yang mumpuni di bidang fiskal, terlebih setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) di dua periode kepemimpinan menteri berbeda.

“Selamat kepada Bapak Suahasil Nazara yang kemarin sore dilantik oleh Bapak Presiden sebagai Menteri Keuangan. Kita tahu sebelumnya Bapak Suahasil adalah Wamenkeu dari dua menteri, dari Menteri Sri Mulyani dan Menteri Purbaya,” kata Andi lewat video singkatnya yang diterima redaksi, Selasa, 15 September 2026.


Andi mengaku cukup mengenal Suahasil karena selama lebih dari dua tahun bekerja bersama di lingkungan PLN. Suahasil diketahui hingga kini masih menjabat sebagai komisaris utama PLN.

Dalam berbagai rapat komisaris yang digelar rutin, Andi mengaku kerap berdiskusi dengan Suahasil mengenai kondisi dan tantangan ekonomi Indonesia.

“Kebetulan rapat-rapat di PLN, komisaris minimal delapan kali sebulan, jadi dua kali dalam seminggu. Di sela-sela rapat komisaris saya sering berdiskusi membicarakan tentang ekonomi,” ujarnya.

Dari berbagai diskusi tersebut, Andi menilai Suahasil memiliki pemahaman yang kuat mengenai persoalan ekonomi nasional. Pengalaman panjang di Kementerian Keuangan juga dinilai menjadi modal penting dalam menjalankan tugas sebagai Menkeu.

“Bapak Suahasil yang saya kenal ini memiliki pengetahuan yang cukup berdasarkan pengalaman dan ilmu. Pengalamannya di Departemen Keuangan menguasai soal fiskal dan masalah-masalah yang ada saat ini. Dia kuasai itu, tidak perlu kita ragukan,” tegasnya.

Selain kompetensi, Andi menilai Suahasil memiliki karakter hati-hati dan cermat dalam mengambil keputusan. Sikap tersebut dinilai relevan dengan kondisi ekonomi Indonesia yang masih membutuhkan kebijakan fiskal yang terukur.

“Yang kedua, dia juga cukup hati-hati orangnya, sangat cermat, agak irit berbicara. Mungkin dua hal ini yang sekarang ini cukup diperlukan, di samping masalah-masalah lain di saat ekonomi kita sedang berupaya untuk menjadi lebih baik,” tuturnya.

Andi berharap pengalaman Suahasil sebagai Wamenkeu di dua periode kepemimpinan dapat menjadi bekal untuk merumuskan kebijakan ekonomi yang lebih baik. Ia meyakini Suahasil dapat mengambil sisi positif dari pengalaman bekerja bersama dua menteri sebelumnya.

“Kita tahu memang tidak mudah. Tapi kalau dari diskusi dengan Bapak Suahasil, dia mengerti masalahnya. Mudah-mudahan akan bisa lebih baik. Pengalaman menjadi dua Wamen, dia pasti bisa menggabungkan hal-hal positif dari dua menteri sebelumnya menjadi satu pegangan dalam mengambil keputusan ekonomi kita, terutama yang menyangkut fiskal,” jelasnya.

Andi juga menyampaikan kebanggaan keluarga besar PLN yang selama ini telah bekerja sama dengan Suahasil. Ia berharap Suahasil sukses menjalankan amanah sebagai Menteri Keuangan dan turut membawa perekonomian Indonesia menjadi semakin kuat.

“Kami keluarga besar PLN cukup bangga bersama Bapak Suahasil bekerja sama. Mudah-mudahan Bapak Suahasil sukses dan bisa membawa ekonomi Indonesia menjadi salah satu bagian dari mensukseskan ekonomi Indonesia,” pungkas Andi.


Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya