Berita

PM Spanyol Pedro Sanchez (Foto: X)

Dunia

PM Spanyol Bantah Ditekan Maroko Terkait Krisis Migran Ceuta

SELASA, 15 SEPTEMBER 2026 | 11:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez membantah tudingan bahwa dirinya mendapat tekanan dari Maroko terkait penanganan gelombang migran yang masuk ke wilayah Spanyol di Afrika Utara, Ceuta.

Tudingan tersebut muncul di tengah krisis migran yang terjadi pada akhir Juli. Lebih dari 70.000 migran masuk ke Ceuta dari arah Maroko pada 30 dan 31 Juli, memicu tekanan politik terhadap pemerintah Sanchez. 

Hingga kini, Sanchez tetap menyatakan belum memiliki bukti kuat yang menunjukkan Rabat berada di balik gelombang migrasi tersebut. 


Partai oposisi sayap kanan, Partai Popular (PP), bersama pemimpinnya Alberto Nuñez Feijoo, mempertanyakan sikap Sanchez terhadap Maroko. 

Mereka menduga Sanchez enggan mengambil langkah tegas karena kemungkinan mendapat tekanan melalui informasi yang diperoleh dari peretasan salah satu telepon selulernya.

Sanchez menepis spekulasi tersebut dan menegaskan hubungan antarnegara, terutama dengan negara tetangga, harus dibangun berdasarkan fakta serta rasa saling menghormati.

“Hubungan antarnegara, khususnya dengan negara-negara tetangga, harus didasarkan pada rasa saling menghormati dan fakta, bukan pada spekulasi liar atau sikap meremehkan," kata Sanchez, dikutip Selasa, 15 September 2026. 

Dia juga menanggapi isu mengenai telepon selulernya yang disebut menjadi alat tekanan dengan menyebut tudingan tersebut lebih cocok menjadi cerita fiksi. 

“Laporan-laporan keliru yang beredar mengenai ponsel atau hal-hal lainnya itu.. yah, mungkin itu bagus untuk serial Netflix, tetapi kenyataan harus dibangun di atas fakta, bukan berita palsu,” ujarnya.

Sanchez menegaskan pemerintah Spanyol tetap akan merespons tegas apabila nantinya terbukti Maroko berada di balik gelombang migran tersebut. 

“Saya tidak pernah mengatakan bahwa kami tidak akan menanggapi Maroko dengan tegas jika terbukti bahwa Maroko... berada di balik peristiwa tanggal 30 dan 31 Juli,” tegas Sanchez. 

Namun, Sanchez kembali menekankan bahwa hingga saat ini belum terdapat informasi yang secara kuat membuktikan keterlibatan Maroko. 

“Namun hingga saat ini... tidak ada informasi yang secara kuat memastikan tanggung jawab Maroko atas gelombang yang kami hadapi pada 31 Juli,” kata dia. 

Sebagian besar migran yang memasuki Ceuta pada 30 dan 31 Juli telah kembali ke Maroko dalam hitungan jam. 

Namun, beberapa ribu orang masih bertahan di Ceuta, sementara situasi di wilayah tersebut memburuk dengan munculnya kekerasan dan demonstrasi warga hampir setiap hari. 

Pemerintah Spanyol juga masih melakukan identifikasi terhadap para migran untuk menentukan hak mereka atas suaka, sedangkan anak-anak tanpa pendamping tidak dapat langsung dideportasi.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya