Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKB, Neng Eem Marhamah Zulfa. (Dok. F-PKB)
Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKB, Neng Eem Marhamah Zulfa. (Dok. F-PKB)
“Kabut asap karhutla di Kalimantan bukan sekadar persoalan lingkungan, tetapi sudah menjadi ancaman nyata bagi kesehatan masyarakat. Pemerintah tidak boleh membiarkan masyarakat terus-menerus menghirup udara tercemar yang membahayakan jiwa mereka,” ujar Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKB, Neng Eem Marhamah Zulfa, kepada wartawan, Selasa, 15 September 2026.
Neng Eem menyoroti buruknya Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) dan tingginya konsentrasi partikulat halus PM2.5 di area terdampak. Paparan polutan mikroskopis tersebut sangat berisiko memicu kerusakan saluran pernapasan jika dihirup publik dalam jangka panjang.
Populer
Rabu, 09 September 2026 | 01:15
Kamis, 10 September 2026 | 05:04
Selasa, 08 September 2026 | 15:34
Sabtu, 12 September 2026 | 06:08
Sabtu, 05 September 2026 | 16:59
Minggu, 13 September 2026 | 17:39
Sabtu, 05 September 2026 | 19:53
UPDATE
Selasa, 15 September 2026 | 10:24
Selasa, 15 September 2026 | 10:15
Selasa, 15 September 2026 | 10:10
Selasa, 15 September 2026 | 10:05
Selasa, 15 September 2026 | 10:05
Selasa, 15 September 2026 | 10:02
Selasa, 15 September 2026 | 09:57
Selasa, 15 September 2026 | 09:48
Selasa, 15 September 2026 | 09:44
Selasa, 15 September 2026 | 09:40