Berita

Gedung Kementerian Keuangan. (Foto: Kemenkeu)

Politik

Pergantian Menkeu Momentum Perkuat Kepercayaan Pasar

SELASA, 15 SEPTEMBER 2026 | 11:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perombakan posisi Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara menjadi momentum berharga untuk memperkuat kepercayaan pasar. 

Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKB, Bertu Merlas, mengatakan kepastian arah kebijakan fiskal nasional dinilai penting demi menjaga nilai tukar rupiah dan arus investasi di tengah dinamika ekonomi global.

“Kami mengucapkan selamat kepada Menteri Keuangan yang baru dilantik oleh Presiden Prabowo dan menyampaikan apresiasi kepada Menkeu sebelumnya. Dengan pergantian ini, kami berharap muncul energi baru yang mampu mengembalikan serta memperkuat kepercayaan pasar terhadap perekonomian Indonesia,” ujar Bertu di Jakarta, Selasa, 15 September 2026.


Bertu menjelaskan kepercayaan pasar bukan sebatas persepsi emosional para investor, melainkan fondasi utama keberlanjutan pembiayaan negara. Kredibilitas kebijakan pengelolaan defisit anggaran, utang, hingga insentif fiskal akan menentukan biaya pembiayaan pemerintah di pasar keuangan.

“Pasar membutuhkan kepastian, konsistensi, dan kredibilitas. Ketika pelaku pasar percaya kebijakan fiskal dikelola secara transparan dan terukur, risiko dapat ditekan sehingga imbal hasil surat utang serta dunia usaha tetap stabil,” tegasnya.

Ia menilai rekam jejak Suahasil Nazara sebagai mantan Wakil Menteri Keuangan di era Sri Mulyani maupun Kabinet Merah Putih menjadi modal teknokratis yang sangat kuat. Latar belakang akademis di bidang ekonomi juga diyakini mampu menopang perumusan kebijakan yang akurat di tengah tantangan yang makin kompleks.

“Kami melihat ada modal pengalaman dan kapasitas yang cukup pada sosok Suahasil. Masyarakat menunggu kebijakan yang tidak hanya menjaga stabilitas pasar keuangan, tetapi juga benar-benar terasa dampaknya bagi ekonomi nasional,” kata Bertu.

Legislator PKB tersebut mengingatkan bahwa tugas Menkeu baru ke depan tidak ringan karena harus menjaga keseimbangan antara disiplin anggaran dan dorongan pertumbuhan ekonomi. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dituntut agar dikelola secara hati-hati tanpa mengabaikan perlindungan daya beli warga.

“Tantangan Menkeu baru adalah menjaga keseimbangan antara disiplin fiskal dan dorongan pertumbuhan. Kebijakan fiskal harus cukup responsif untuk mencetak lapangan kerja dan memperkuat sektor produktif,” tambahnya.

Bertu juga mendorong Kementerian Keuangan di bawah kepemimpinan baru untuk segera memetakan langkah-langkah strategis penyerapan anggaran. Sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter diharapkan mampu membentengi ekonomi masyarakat dari lonjakan inflasi.

“Langkah strategis penyerapan anggaran dan penguatan sektor riil harus segera berjalan secara terukur. Kita ingin kebijakan fiskal ini tidak sekadar rapi di atas kertas, tetapi menjadi stimulus nyata bagi kehidupan masyarakat,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya