Berita

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengunjungi pasien korban keracunan makan bergizi gratis di Rumah Sakit Efarina Etaham, Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, 11 September 2026.(Dok. wapresri.go.id)

Politik

Gibran Pastikan Korban MBG Karo Dapat Penanganan Lanjutan

SELASA, 15 SEPTEMBER 2026 | 09:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemulihan anak-anak yang terdampak dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Karo menjadi perhatian Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Gibran turun langsung menemui korban dan keluarga untuk memastikan pelayanan kesehatan, obat-obatan, hingga kebutuhan rujukan bagi anak yang memerlukan penanganan lanjutan.

Dalam penanganan tersebut, Gibran meminta dokter pribadinya tetap berada di Karo untuk memantau kondisi korban dan berkoordinasi dengan rumah sakit. Setelah menjalani evaluasi, salah satu korban kemudian diberangkatkan ke Jakarta untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.

Akademisi Universitas Sumatera Utara (USU), Dr. Wahyu Ario Pratomo, menilai langkah Gibran tersebut merupakan respons yang tepat. Namun, menurutnya, perhatian pemerintah tidak boleh berhenti setelah kunjungan dilakukan.


“Kunjungan Wakil Presiden Gibran langsung ke Karo sebagai langkah yang penting dan tepat, terutama karena kasus ini menyangkut keselamatan anak-anak dan kepercayaan masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG),” kata Wahyu.

Menurut Wahyu, pemulihan korban harus menjadi ukuran utama tindak lanjut pemerintah. Hal itu tidak hanya mencakup kondisi fisik selama perawatan, tetapi juga pemeriksaan lanjutan dan kondisi psikologis anak.

“Pemerintah perlu memastikan pemulihan tidak berhenti pada penanganan akut, tetapi mencakup pemeriksaan lanjutan, pemantauan kesehatan dan psikologis, serta kepastian pembiayaan sampai anak benar-benar pulih dan dapat kembali bersekolah secara normal,” ujarnya.

Di sisi lain, pemerintah perlu memastikan penyebab kejadian melalui evaluasi menyeluruh terhadap pengadaan bahan pangan, penyimpanan, proses memasak, distribusi, serta pengawasan keamanan dan higienitas makanan.

Dengan begitu, penanganan tidak hanya berakhir pada pemulihan korban, tetapi juga menghasilkan perbaikan sistem MBG agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

“Jadi, saya menilai kehadiran Wapres merupakan respons yang baik, tetapi keberhasilannya baru dapat diukur apabila kunjungan tersebut menghasilkan pemulihan korban secara tuntas, pertanggungjawaban yang jelas pada penyebab keracunan, serta perbaikan sistem MBG, agar kejadian serupa tidak berulang,” kata Wahyu.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya