Berita

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat meninjau Jembatan Pongpet di Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Senin, 14 September 2026 (Foto: Dokumentasi Dispenad)

Pertahanan

KSAD Pastikan Jembatan Pongpet Dibangun Ulang, Target Rampung Dua Bulan

SELASA, 15 SEPTEMBER 2026 | 03:45 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Jembatan Gantung Pongpet di Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, akan segera dibangun kembali setelah mengalami kerusakan.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan pembangunan kembali akan dilakukan dengan mempertimbangkan opsi konstruksi terbaik agar jembatan lebih kuat dan aman digunakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Salah satu yang menjadi evaluasi yaitu teknis-teknis yang harus kita evaluasi. Memang yang agak rumit adalah jembatan-jembatan perbaikan,” kata Maruli saat meninjau langsung kondisi Jembatan Pongpet, Senin, 14 September 2026. 


Menurutnya, pembangunan kembali Jembatan Pongpet diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua bulan. Pengerjaan bahkan dapat dipercepat apabila dilakukan secara intensif.

Maruli menilai pembongkaran dan pembangunan ulang dari awal menjadi opsi yang lebih baik untuk menyempurnakan konstruksi jembatan.

“Ini sudah diperkirakan dua bulan, kalau bekerjanya pagi, siang dan malam, mudah-mudah bisa lebih cepat, dua bulanan lah, karena memang lebih baik kita bongkar awal saja, konstruksinya jadi lebih baik, musibah yang membawa hikmah ini jadinya,” ujar Maruli.

Selain jembatan, TNI AD mempertimbangkan pembangunan sumur bor di empat titik untuk kebutuhan air bersih masyarakat sekitar.

“Termasuk air bersihnya, bila kurang kita buatkan di empat titik,” sambungnya.

Maruli juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas musibah yang terjadi saat peresmian Jembatan Pongpet. Ia memastikan kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi agar pembangunan berikutnya memiliki konstruksi yang lebih baik dan aman.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya