Berita

Demerina Uamang (tengah) saat dievakuasi polisi menggunakan helikopter. (Foto: Humas Polri)

Presisi

Demerina Berhasil Lolos dari Penyanderaan KKB, Sempat Bertahan Hidup 20 Hari

SELASA, 15 SEPTEMBER 2026 | 03:08 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz bersama Polres Mimika serta tokoh masyarakat sudah mengevakuasi seorang warga bernama Demerina Uamang (23), salah satu dari sembilan warga yang disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sejak 17 Agustus 2026 lalu.

Demerina melarikan diri dari KKB dan bertahan selama 20 hari. Ia kemudian dievakuasi dari Kampung Bela 1, Distrik Alama, Kabupaten Mimika, menuju Timika.

”Prioritas kami adalah memastikan korban dapat dijemput dan dievakuasi dengan selamat. Komunikasi dengan semua pihak menjadi kunci utama dalam menjaga kondusivitas kamtibmas,” kata Kepala Satgas Operasi Damai Cartenz Irjen Faizal Ramadhani dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta pada Senin, 14 September 2026.


Dalam proses evakuasi, Faizal memastikan pihaknya telah melakukan koordinasi yang matang dan penuh kesabaran.

Terlebih, kondisi medan dan cuaca menjadi juga jadi faktor yang perlu diperhatikan.

Sementara itu, Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Yusuf Sutejo, menjelaskan saat ditemukan, Demerina tidak sendirian. 

Dia bersama seorang rekannya bernama Yosina yang sudah meninggal dunia. Yusuf mengaku sangat menyesal atas kejadian itu.

”Adik Yosina ditemukan telah meninggal dunia karena kondisinya sangat kurus dan tidak mendapat asupan makanan,” ujarnya. 

Perlu diketahui, kedua korban telah bertahan selama 20 hari dalam kondisi yang sangat berat.

Setelah berhasil diselamatkan, Demerina dibawa menggunakan Helikopter Bell Polri P-3002 milik Satgas Operasi Damai Cartenz dan tiba di Landasan Helikopter Mako Yon B Pelopor Sat Brimobda Papua Tengah pada pukul 09.08 WIT dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Timika untuk menjalani pemeriksaan kesehatan serta mendapatkan penanganan medis.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya