Berita

Ilustrasi NAZA Cetak Rekor Standing Ovation di Venice Film Festival 2026 (Sumber: Gemini Generated Image)

Hiburan

NAZA Cetak Rekor Standing Ovation di Venice Film Festival 2026

SENIN, 14 SEPTEMBER 2026 | 18:07 WIB | OLEH: TIFANI

Film dokumenter NAZA menjadi salah satu fenomena terbesar di Venice Film Festival 2026. Film garapan sineas investigatif asal Israel, Yuval Abraham dan Rachel Szor, tersebut mendapat standing ovation selama 24,5 menit setelah tayang perdana pada 10 September 2026.

Durasi tepuk tangan itu menjadi rekor baru dalam sejarah Venice Film Festival. NAZA berhasil melampaui capaian The Voice of Hind Rajab karya Kaouther Ben Hania yang mendapat sambutan selama sekitar 22 menit pada Venice Film Festival 2025.

NAZA juga menjadi satu-satunya film dokumenter yang masuk kompetisi utama Venice Film Festival 2026. Film tersebut diproduksi oleh The Guardian bersama James Wilson dari JW Films dan diproduseri eksekutif oleh sutradara pemenang Oscar, Jonathan Glazer.


NAZA merupakan film dokumenter yang mengungkap sistem di balik operasi militer Israel di Jalur Gaza. Film ini dibuat secara rahasia dengan pengambilan gambar pada malam hari dari atap-atap bangunan di Tel Aviv.

Melalui dokumenter tersebut, Abraham dan Szor berupaya mengungkap mekanisme pengambilan keputusan dalam serangan udara Israel di Gaza serta dampaknya terhadap warga sipil Palestina. Sinopsis resmi Venice menyebut film ini mengungkap secara rinci sistem di balik serangan terhadap warga sipil Palestina di Gaza.

NAZA juga menghadirkan kesaksian dari 24 perwira dan prajurit intelijen militer Israel. Mereka memberikan informasi mengenai proses penentuan target serangan dan bagaimana korban sipil diperhitungkan dalam operasi militer.

Reuters melaporkan film tersebut turut mengangkat penggunaan sistem berbasis kecerdasan buatan dalam operasi penentuan target. Kesaksian para narasumber dalam film menggambarkan bagaimana sistem tersebut digunakan bersama informasi intelijen dalam menentukan sasaran serangan.

Arti NAZA dalam film dokumenter tentang Gaza

Judul NAZA merujuk pada istilah militer yang digunakan dalam film untuk menggambarkan perkiraan jumlah warga sipil yang dapat tewas dalam sebuah serangan udara. Dokumenter tersebut menggunakan istilah itu untuk memperlihatkan bagaimana potensi korban sipil dapat diperhitungkan dalam proses penentuan target. 

Karena itu, NAZA tidak hanya berfokus pada dampak serangan, tetapi juga mencoba membongkar sistem dan proses di baliknya. Film ini menggabungkan kesaksian narasumber dengan hasil investigasi jurnalistik. 

Sejumlah data mengenai korban dan operasi militer juga merujuk pada laporan investigasi +972 Magazine, Local Call, serta pemberitaan The Guardian dalam periode 2023 hingga 2025. Penayangan perdana NAZA di Venice Film Festival pada 10 September 2026 mendapat respons luar biasa dari penonton. 

Standing ovation berlangsung selama sekitar 24 menit 30 detik dan disebut sebagai yang terlama dalam sejarah festival tersebut. Momen tersebut berlangsung emosional. Yuval Abraham dan Rachel Szor terlihat terharu ketika mendapat sambutan panjang dari penonton. 

Sejumlah penonton juga membentangkan bendera Palestina di dalam Sala Grande. Jonathan Glazer, yang menjadi produser eksekutif NAZA, turut memberikan dukungan kepada kedua sutradara tersebut dan memeluk mereka di tengah tepuk tangan penonton.

Rekor tersebut kemudian menjadi salah satu sorotan utama Venice Film Festival 2026. NAZA bahkan berhasil membawa pulang Special Jury Prize pada festival tersebut.

Selain mendapat sambutan panjang di Venice Film Festival, NAZA juga memperoleh respons positif dari kritikus. Dalam daftar skor film Venice Film Festival 2026, Rotten Tomatoes mencatat NAZA memiliki Tomatometer 100 persen.

Capaian tersebut memperkuat posisi NAZA sebagai salah satu film yang paling banyak mendapat perhatian selama Venice Film Festival 2026, baik karena tema yang diangkat maupun respons kritikus dan penonton. NAZA juga menjadi kelanjutan kiprah Yuval Abraham dan Rachel Szor setelah keduanya terlibat dalam No Other Land, dokumenter yang memenangkan Oscar. 

Kehadiran NAZA di Venice 2026 sekaligus membuat film tersebut menjadi salah satu dokumenter paling menonjol dalam festival tahun ini.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya