Berita

ubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, Anies Baswedan. (Foto: istimewa)

Politik

Anies Laporkan Asap Karhutla Berimbas ke Singapura

Jangan Sampai Warga Dibunuh Pelan-pelan
SENIN, 14 SEPTEMBER 2026 | 13:44 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mantan Capres 2024 Anies Baswedan menyoroti dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dan Sumatera yang turut dirasakan negara tetangga, Singapura.

Anies menyampaikan hal tersebut lewat video yang diunggahnya lewat instagram, Senin, 14 September 2026.

"Saat ini saya sedang meeting di kantor Google Singapura. Dari lantai 30 kita melihat pemandangan asap seperti ini," kata Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 tersebut.


Menurutnya, kondisi tersebut merupakan dampak karhutla yang terjadi di wilayah Kalimantan dan Sumatera. Bahkan, negara tetangga ikut menanggung dampak asap dari kebakaran di Indonesia.

"Ini adalah akibat karhutla Kalimantan dan Sumatera. Tetangga kita pun di Singapura ikut menanggung akibat dari asap di negara kita," ujar mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan era Jokowi itu.

Anies kemudian mengingatkan kondisi masyarakat yang tinggal lebih dekat dengan titik sumber polusi. Menurutnya, paparan asap yang diterima warga di sekitar lokasi karhutla tentu jauh lebih pekat dan berbahaya.

"Nah kalau di Singapura saja seperti ini kondisinya, coba bayangkan bagaimana dengan warga yang dekat dengan sumber polusinya? Tentu lebih pekat, tentu lebih berbahaya," tuturnya.

Ia menegaskan persoalan karhutla harus segera ditangani secara tuntas karena menyangkut keselamatan masyarakat.
Anies juga melontarkan peringatan keras terkait dampak asap karhutla terhadap kesehatan masyarakat.

"Jangan sampai warga kita dibunuh pelan-pelan oleh asap," tandasnya.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya