Berita

Representative Image (Foto: AI)

Dunia

Kanada Incar Status Anggota Asosiasi Uni Eropa Saat Hubungan dengan AS Memanas

SENIN, 14 SEPTEMBER 2026 | 11:49 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kanada dilaporkan tengah menjajaki hubungan yang lebih erat dengan Uni Eropa (UE), termasuk kemungkinan memperoleh status sebagai “associate member” atau anggota asosiasi. 

Langkah tersebut dilakukan ketika hubungan Kanada dengan AS berada pada titik terendah baru di tengah perang dagang yang masih berlangsung.

Mengutip laporan The Wall Street Journal, Senin, 14 September 2026, disebutkan bahwa Perdana Menteri Kanada Mark Carney sedang mengeksplorasi rencana tersebut. 


Meski status anggota asosiasi saat ini belum ada dalam struktur UE, tetapi blok tersebut disebut dapat terbuka untuk menciptakan pengaturan keanggotaan khusus.

Carney dijadwalkan menyampaikan pidato di Parlemen Eropa di Strasbourg pada Kamis mendatang. 

Dalam pidato tersebut, ia diperkirakan akan memaparkan visinya mengenai hubungan Kanada-UE di tengah situasi geopolitik yang semakin menantang.

Kanada dan UE juga disebut tengah membahas penguatan hubungan perdagangan barang, jasa, dan tenaga kerja, terutama di sektor energi, kecerdasan buatan, pertahanan, serta mineral kritis. 

Kedua pihak turut membicarakan sejumlah proyek besar, termasuk kabel bawah laut, pusat data, infrastruktur komputasi awan, dan jaringan satelit. Kanada juga ingin meningkatkan ekspor energinya ke Eropa.

Meski demikian, upaya memperoleh status “associate member” tidak akan mudah. UE memiliki aturan keanggotaan yang ketat serta proses panjang untuk mengubah pengaturan yang sudah ada. 

Namun, dampak kebijakan Presiden AS Donald Trump, termasuk penerapan tarif dan berbagai ancaman di kedua sisi Atlantik, dinilai dapat mendorong pendekatan yang lebih fleksibel.

Gagasan mengenai status “associate member” sebelumnya juga pernah disampaikan Kanselir Jerman Friedrich Merz pada tahun ini. 

Konsep tersebut awalnya ditujukan untuk Ukraina, tetapi berpotensi diterapkan kepada Kanada. Model ini memungkinkan hubungan yang lebih erat dengan UE tanpa mengharuskan negara tersebut menjadi anggota penuh.

Di tengah ketegangan dengan Washington, Carney juga akan melakukan kunjungan bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron ke wilayah Prancis Saint-Pierre-and-Miquelon, sekitar 20 kilometer dari pesisir Atlantik Kanada.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya