Berita

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Politik

Indonesia Emas 2045 Tak Cukup Hanya Andalkan Investasi

SABTU, 12 SEPTEMBER 2026 | 16:54 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Investasi dan pembangunan infrastruktur tidak cukup untuk mendorong industrialisasi Indonesia jika tidak diimbangi sumber daya manusia (SDM) industri yang menguasai teknologi dan proses industri.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, SDM industri harus menjadi fondasi penting untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 sekaligus menghadapi perubahan teknologi yang berlangsung cepat.

“Visi Indonesia Emas 2045 tidak hanya bisa dicapai dengan pembangunan infrastruktur atau investasi modal,” kata Agus, dikutip Sabtu, 12 September 2026. 


Menurutnya, investasi dan pembangunan tersebut harus ditopang SDM yang memiliki kemampuan sesuai kebutuhan industri.

“Harus ditopang oleh fondasi SDM Indonesia yang unggul, yaitu SDM yang menguasai teknologi, memahami proses industri, dan mampu beradaptasi terhadap perubahan yang cepat,” tegasnya.

Karena itu, Kementerian Perindustrian terus memperkuat pendidikan vokasi industri agar menghasilkan lulusan dengan kompetensi teknis, adaptif, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat global.

Sehubungan dengan itu, Kemenperin menyelenggarakan pendidikan vokasi pada 11 politeknik, dua akademi komunitas, dan sembilan SMK lewat Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI).

Pendidikan tersebut menerapkan dual system yang mengintegrasikan pembelajaran di satuan pendidikan dengan praktik langsung di industri.

Plt. Kepala BPSDMI Kemenperin Adie Rochmanto Pandiangan mengatakan kualitas pendidikan vokasi Kemenperin juga tercermin dari berbagai prestasi akademik dan nonakademik yang diraih siswa dan mahasiswa.

“Politeknik, akademi komunitas, maupun SMK di bawah naungan Kementerian Perindustrian telah meraih berbagai prestasi akademik maupun nonakademik yang membanggakan,” demikian Adie.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Kabakom Sebut Kebijakan Ekonomi Prabowo Makin Inklusif, Upah Buruh Naik

Jumat, 23 Oktober 2026 | 18:20

B50 jadi Andalan Presiden Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:44

Antusiasme Tinggi, Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Diperpanjang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:26

Masuk PSN, Agrinas Palma Siapkan Model Pengelolaan Sawit Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:20

IHSG Parkir Zona Hijau, Rupiah Nyaris Tembus Rp18.100 per Dolar AS

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:54

Kreativitas Jadi Kunci Koperasi Bertahan dan Berkembang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:41

Menkeu Pastikan Gaji ASN Tak Lewat Kopdes

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:34

Bahlil Dikejar Deadline DIM RUU Migas

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:32

Konser Andrea Bocelli dan Peluang Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:23

AsetKu Dukung Literasi Keuangan Bersama AFPI di Jakarta Financial Festival 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:06

Selengkapnya