Berita

Operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN), Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur. (Foto: Istimewa)

Politik

Karhutla Tak Mengarah ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2026 | 11:25 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) memastikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah titik tidak mengancam Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). 

Titik kebakaran terdekat berada sekitar 30-40 kilometer dari KIPP dan penanganannya kini terus diperkuat melalui pemadaman dari darat maupun udara.

“Jarak titik yang paling dekat dengan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN sekitar 30–40 kilometer. Memang masih masuk dalam delineasi IKN, tetapi secara jarak cukup jauh dari kawasan inti,” ujar Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen Kebijakan dan Strategi Konstruksi, Danis H. Sumadilaga, dikutip Kamis, 10 September 2026.


Menurut Danis, penanganan terus dilakukan sebagai langkah pencegahan agar titik-titik kebakaran yang ada tidak berkembang dan meluas ke wilayah lain.

“Jadi, apa yang kita lakukan ini betul-betul merupakan tindakan preventif. Jangan sampai kebakaran tersebut berkembang menjadi lebih jauh,” ujar Danis.

Danis juga menjelaskan bahwa angka 458 hektare yang disebut sebagai area terdampak tidak berarti seluruh luasan tersebut terbakar. Di dalam area tersebut terdapat sejumlah titik yang mengalami kebakaran.

Otorita IKN juga memastikan karhutla di kawasan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) Km 31, Desa Wonotirto, Kecamatan Samboja, serta Bukit Tengkorak di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto, Desa Sukomulyo, Kecamatan Sepaku, telah ditangani. Meski demikian, monitoring dan patroli tetap diperkuat guna mengantisipasi kemunculan kembali titik api di kawasan tersebut.



Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya