Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: BPMI Setpres)

Politik

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2026 | 09:11 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya menjaga persatuan, kerukunan, dan kedewasaan dalam menjalankan kehidupan demokrasi. 

Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam sambutannya pada Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun ke-25 Partai Demokrat yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Rabu malam, 9 September 2026.

Presiden mengatakan, sebagai bangsa besar yang memilih demokrasi sebagai jalan bernegara, Indonesia harus mampu menerima kritik dan koreksi. 


Kritik, saran, maupun pandangan yang berbeda merupakan bagian penting dalam proses demokrasi selama semuanya diarahkan untuk kepentingan rakyat. 

“Memang bangsa yang besar, yang sudah milih jalan demokrasi, harus berterima kasih atas kritik dan koreksi,” ujar Presiden.

Lebih lanjut, Prabowo menilai demokrasi Indonesia telah menunjukkan kematangan. Kompetisi politik dan perbedaan pilihan, kata dia, semestinya dapat berjalan beriringan dengan persahabatan, kekeluargaan, serta kerukunan antarelemen bangsa. 

“Macam-macam warna, bersaing, kritik, menyampaikan saran, memberi rekomendasi, menyampaikan hal-hal yang mungkin tidak enak untuk disampaikan, tapi tetap kita rukun, tetap bersahabat, tetap berkeluarga. Ini yang harus kita pegang,” tegas Presiden.

Kepala Negara juga mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara besar dengan tantangan yang tidak sederhana. 

Namun, di tengah berbagai persoalan tersebut, Prabowo bersyukur Indonesia yang kini memasuki usia 81 tahun tetap mampu menjaga persatuan dan semakin kuat menghadapi tantangan ke depan. 

“Jadi memang masalah kita besar, tantangan kita besar, dan kita berada di alam yang banyak tantangan juga. Tapi alhamdulillah bangsa kita di usia ke-81 kokoh, bersatu. Berbeda, tapi kita kokoh, bersatu dan kita semakin kuat menghadapi masa depan,” ucap Presiden.

Prabowo juga menyampaikan optimismenya terhadap masa depan Indonesia yang dinilai memiliki peluang menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar dunia. 

Menurutnya, peluang tersebut harus dipersiapkan sejak sekarang, terutama untuk generasi muda yang nantinya akan menerima estafet kepemimpinan dan tanggung jawab pembangunan bangsa. 

“Pak SBY dan saya, kita generasi ibarat, kami adalah anak tangga yang akan digunakan oleh generasi yang lebih muda kita untuk naik, untuk mengambil alih tanggung jawab, untuk meneruskan kebangkitan bangsa Indonesia,” tutur Presiden.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

UPDATE

Dua Nama Hilang dari Daftar Calon BPK

Kamis, 10 September 2026 | 00:17

UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

Kamis, 10 September 2026 | 00:06

Langkah Berani Gubernur Sultra Tertibkan Aset Usik Zona Nyaman Oknum Tertentu

Rabu, 09 September 2026 | 23:52

DPRD DKI Dukung Perluas Program Pendidikan bagi Santri Perkotaan

Rabu, 09 September 2026 | 23:32

Salat Istisqa Digelar di Lahat, Bursah Zarnubi Mohon Hujan segera Turun Merata

Rabu, 09 September 2026 | 23:22

DPR Dorong Pembangunan dari Desa Lewat Rakernas AKSI

Rabu, 09 September 2026 | 23:20

Rosan Roeslani Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Rabu, 09 September 2026 | 23:00

DPR: Kalau Ada Laporan Masyarakat, Polri Tak Perlu Ragu

Rabu, 09 September 2026 | 22:59

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

Rabu, 09 September 2026 | 22:45

Mantan Napi KDRT Diduga Kriminalisasi Istri Lewat Kesaksian Palsu ART

Rabu, 09 September 2026 | 22:31

Selengkapnya